Terima kasih

Manusia.
Manusia dimata manusia yang lainnya adalah...
Berbeda.
Dan perbedaan inilah yang menjadikan manusia ialah manusia,
Yang saling membutuhkan satu sama lainnya.
Tidak ada manusia yang buruk, semua manusia baik.
Tapi mengapa keyakinan makin terpuruk saat bertemu dengan yang mengaku manusia?
Perusak nama manusia.
Sangat buruk!

Kami jadi malu sama badak bercula satu,
Atau ikan paus
Atau sampah kaleng itu
Atau syaitan?

Lalu haruskah kami klarifikasi pada badak atau paus atau sampah kaleng?

Dan menjelaskan, bahwa kami manusia dan kami baik.
Bahwa kami tidaklah benar benar sama, meski kami serupa.

Apa?

Begitukah?

Begitupun muslim,
Bagaimanakah kami menjelaskan?
Kami muslim dan kami baik,
Setulusnya kami ingin yang terbaik,
Tak hanya bagi aku kamu atau dia.
Tapi semua...

Bagaimana?

Kami tak punya cukup tenaga...
Kami hanya percaya..
Bahwa suatu saat nanti semua kan mengerti,

Dan berakhir.

Kami tak butuh pembela selain Allah semata.

Cobalah mendekat..
Dan lihatlah dengan baik,

Lihatlah kedepan...
Lihatlah pada kami..
Bukan ke kanan atau ke kiri.

Lihatlah kenyataan.
Lihatlah... Dan terimalah...

Tapi satu hal...
Terimakasih, darimu kami berkembang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Realitas dan Idealisme

Arah

Indonesia tanpa pacaran