Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

Mahabbah💕

Assalamualaikum.... Selamat sore... Alhamdulillah.. Atas segala nikmat yang Allah berikan.. Kali ini saya mau sharing tentang cinta. Bagi saya inilah pandangan saya, senangkepnya saya tentang cinta itu sendiri.. Dari SD saya suka banget sama Puisi, bagi saya mereka indah... Dan yang paling indah adalah interpretasi rasa yang ada didalamnya.. Semakin tua.. Saya semakin sulit mendapat bacaan.. Karena kebanyakan sudah mulai "beda" lah istilahnya... Ada yang bilang,"hidup itu gak melulu soal cinta" Bagi saya... Hidup itu adalah wujud cinta... Kalau gak ada cinta kalian gak bisa hidup.. Bahkan kehidupan kalian adalah salah satu wujud cinta dari Allah yang maha pengasih.. Yang memberikan kalian kesempatan untuk hidup dan belajar banyak hal yang "amazing". "Hidup gak melulu soal cinta" Karena beberapa orang menginterpretasikan cinta hanya hubungan antara laki-laki dan perempuan. Jadi kalian bilang gitu deh... Yang saya yakini adalah cinta itu bu...

Share-00

Assalamualaikum wr.wb. Kali ini sharingnya lebih kearah curhat sih.. Hehe.. Alhamdulillah.. Terimakasih blog... Kalau misalnya saya bertemu orang yang setipe dengan saya, pasti dalam hati kaya langsung berasa banget gitu, langsung kayanya tuh ya.. Beri saya waktu 5 menit deh bercakap sama orang itu atau ijinkan saya buat stalk akun social medianya, haha.. Pasti saya langsung tahu.. Wah ini.. Sama nih kaya saya... Belum lama ini, ada seorang tokoh dia jebolan filsafat yang kebetulan keberadaannya lagi "in", saya pertamanya cuma setuju2 aja setiap pendapat yang dia lontarkan, dan akhirnya saya kepo kan.. Saya cari akun sosmed nya, dan dapat, di akunnya tertulis gini, kurang lebih ya "bodoh itu bukan orang, tapi cara berpikir".. Nah saya setuju banget, karena bagi saya, yang dinilai itu bukan "hasil" tapi "cara". Saya langsung lempar tanya lagi ke dalam hati, "loh..kok sama, jangan2 dia belum nikah" Settt..pencarian dimulai.. Dan ter...

Kesetaraan apakah adil?

Assalamualaikum... Alhamdulillah bisa sharing lagi di blog ini semoga bisa memberi manfaat aamiin... Saya mau sharing tentang "perempuan dan kepemimpinan" Dewasa ini, sosial menuntut kesetaraan antara perempuan dan laki-laki. Tapi bagi saya setara itu belum tentu adil. Tapi kalo adil pasti setara. Untuk intermezo saya mau cerita dulu deh... Yang saya mengerti... Pada dasarnya laki-laki itu pemimpin alami, mau sedominan apapun perempuan, tapi dia perempuan bukan laki-laki. Fitrah. Dan ini unik sekali bagi saya, dan laki-laki sesungguhnya kalian sangat beruntung sekaligus "awas" nanti merugi, karena kalian dilebihkan Allah, namun kalau kalian gak mawas ya bisa celaka.. Dulu saya gak paham masalah beginian.. Saya dulu semacam kaya ciri2 feminis gitu deh... Alhamdulillah... Islam jauh lebih unggul dibanding segala sistem.. Sejatinya islam itu sangat memuliakan perempuan.. Kalau ada yang salah keliatan dari "manusia" yang menjalankan sistem syariat, cob...

Bayang

Sang hitam menjejak pada putih, Semakin jelas menjejak, Menjadi bayang samar, Yang semakin memudar, Apakah itu putih... Ataukah abu-abu.. Ataukah hitam yang sangat muda.. Bayangan akan jadi bayang, Yang tak pernah menjejak, Teruntuk yang menunggu dan ditunggu, Bersabarlah... Karena kehadiran, Tak pernah diduga... Tak pernah terduga... Hanya terjadi.. Dalam sedetik... Semua berbalik... Itulah yang terbaik... Bagi sandera bayang, Yang gamang sedari datang, Yang makin temaram, tak kunjung terang... Akhirnya waktumu berpulang, Tak lagi melayang. Marilah saling menghadang, Saling menyerang, Sejauh apapun sang bayang mengejar, Ia selalu terbelakang walau berkelakar, Karena yang dinanti sang bayang, Hanya kekalahannya.. Dan ajalnya..

Cuma Kata

Kata dirimu... "Setiap yang lalu lalang, Berseliweran.. Bagai lalat... Nyamuk... Kumbang... Ah.. Cuma serangga! Hanya hama! Setiap yang bersahutan, Saling mengecam, Bagai genderang, Tabuh, Petir, Atau guruh, pemberitahuan, peringatan, perayaan, Perdebatan, Ah... Cuma basa-basi! Hanya kebiasaan!" Kata dia... "Tahanlah kenyataan pada dinding ilusi, Semampumu menahan lukisan karya sang hujan, Pada dinding langit... Nyatanya kepalamu nantinya akan dibawah tanah, Ah... Cuma membual! Hanya kebablasan! Nikmati sajalah selagi nafasmu masih udara, Bukan busuknya belatung atau tanah gembur. Atau Selagi suaramu masih menyaingi sang guntur, Bukan terdiam didalam kubur."

LGBT

Assalamualaikum... Alhamdulillah bisa sharing lagi di blog ini... Selagi menulis belum dilarang, maka menulislah... Kali ini saya mau sharing tentang LGBT, Sekarang ini LGBT lagi marak banget, malah kalau di dunia internasional atau di negara-negara yang "katanya" maju, adalah hal legal yang biasa... Jujur aja kalau main "rasa" , saya lebih kearah kasihan daripada "jengkel" nya. Kalau saya telisik ke individunya ya... Masalah dampak jangka panjang mari kita abaikan dulu... Saya pada awalnya heran... Mengapa mereka melakukan hal-hal seperti itu (?) Dan... Subhanallah... Maha suci Allah... Saya paham betul perasaan mereka, mereka itu merasa berbeda, mereka punya persepsi yang mereka anggap itulah kebenaran yang mereka tahu sepanjang mereka mengenal diri mereka sendiri, namun "kontra" terjadi pada sosial life mereka, penilaian2 masyarakat yang langsung "ngejudge" membuat mereka tertekan. Saya yakin kok.. Gejolak kaya gini pasti ga...

Lawan!

Assalamualaikum wr. wb. Alhamdulillah bisa sharing kembali di blog ini.. Hehe.. Kali ini mau sharing tentang sebuah pertanyaan... Yang Allah lebih tahu lah dimana hati saya selalu kontradiktif.. Bukan untuk menolaknya.. Tapi selalu mengeluh dibuatnya wkwk.. Masyaallah... *tukangngeluh Tapi itu awalnya... Dan nyatanya subhanallah... Keren banget... Masyaallah Allah maha mengetahui rahasia langit dan bumi... Awalnya saya bete banget, kenapa sih Allah mengijinkan iblis buat menggoda manusia, dikasih umur panjang lagi sampai hari kiamat... Masyaallah...🤕 Dan seperti yang kita sama-sama tahu, bahwa kezaliman sekarang berada dipuncak yang mana uang dan kekuasaan adalah seakan rajanya... Semua terlihat seperti negara satu jajahan yang diperintah oleh suatu komando kekuasaan, talinya darimana? Dari uang dan kekuasaan, Never ending their shit game, iam out. I really hate it. Semuanya dikuasai seakan memisahkan manusia dari rahmat tuhan, pikir saja.. Semua melalaikan, dan semu...

Tidak sempurna

Mata itu mengatakan hal-hal sendu, Dibawah langit hujan dan rintiknya.. Matanya memandang langit seolah mengeluh, Langit yang kokoh pun pecah, Dibawah sinar matanya yang mendung, Langit retak, Mulai pecah, Dan mengaliri bumi dengan bulirnya, Langit pun menangis dihadapannya, Bagaimana bisa langit menangis? Bagaimanakah denganku yang lebih lemah ketimbang langit? Dan aku bukan langit, Bukan bandingannya... Bukan tandingannya... Tak setangguh langit, Bagaiman mungkin aku mampu menghadapinya, Detak ini selalu patah menatapnya, Dan bagaimana mungkin dapat menyaingi sang mendung, Aku tak secerah mentari musim dingin, Yang dapat mencairkan salju pada puncak gunung, Aku hanya si lemah yang hanya tahu ingin, Dan anehnya, Binar matanya bersuara nyaring, Menggema pada langit yang menaungiku, Aku terkurung dibawahnya... Atau aku tinggal didalamnya? Sesak dan luas... Lapang dan sempit... Asing dan akrab.... Sunyi dan bising... Harmoni... Bagai harmoni... Mendung se...