Tidak sempurna
Mata itu mengatakan hal-hal sendu,
Dibawah langit hujan dan rintiknya..
Matanya memandang langit seolah mengeluh,
Langit yang kokoh pun pecah,
Dibawah sinar matanya yang mendung,
Langit retak,
Mulai pecah,
Dan mengaliri bumi dengan bulirnya,
Langit pun menangis dihadapannya,
Bagaimana bisa langit menangis?
Bagaimanakah denganku yang lebih lemah ketimbang langit?
Dan aku bukan langit,
Bukan bandingannya...
Bukan tandingannya...
Tak setangguh langit,
Bagaiman mungkin aku mampu menghadapinya,
Detak ini selalu patah menatapnya,
Dan bagaimana mungkin dapat menyaingi sang mendung,
Aku tak secerah mentari musim dingin,
Yang dapat mencairkan salju pada puncak gunung,
Aku hanya si lemah yang hanya tahu ingin,
Dan anehnya,
Binar matanya bersuara nyaring,
Menggema pada langit yang menaungiku,
Aku terkurung dibawahnya...
Atau aku tinggal didalamnya?
Sesak dan luas...
Lapang dan sempit...
Asing dan akrab....
Sunyi dan bising...
Harmoni...
Bagai harmoni...
Mendung sebelum hujan...
Dan hujan sebelum pelangi...
Seni alam dalam menggambarkan,
Betapa indahnya sebuah ketidaksempurnaan..
Komentar
Posting Komentar