Lawan!

Assalamualaikum wr. wb.
Alhamdulillah bisa sharing kembali di blog ini.. Hehe..
Kali ini mau sharing tentang sebuah pertanyaan... Yang Allah lebih tahu lah dimana hati saya selalu kontradiktif.. Bukan untuk menolaknya.. Tapi selalu mengeluh dibuatnya wkwk.. Masyaallah... *tukangngeluh

Tapi itu awalnya... Dan nyatanya subhanallah... Keren banget... Masyaallah Allah maha mengetahui rahasia langit dan bumi...

Awalnya saya bete banget, kenapa sih Allah mengijinkan iblis buat menggoda manusia, dikasih umur panjang lagi sampai hari kiamat... Masyaallah...🤕

Dan seperti yang kita sama-sama tahu, bahwa kezaliman sekarang berada dipuncak yang mana uang dan kekuasaan adalah seakan rajanya... Semua terlihat seperti negara satu jajahan yang diperintah oleh suatu komando kekuasaan, talinya darimana? Dari uang dan kekuasaan,
Never ending their shit game, iam out. I really hate it.

Semuanya dikuasai seakan memisahkan manusia dari rahmat tuhan, pikir saja.. Semua melalaikan, dan semua menjanjikan kenyamanan sehingga muncul gejala takut mati dan cinta dunia yang amat parah,manusia kehilangan konsep jati dirinya, hanya mengikuti "arah keinginan" yang sifatnya mereka juga gak tahu apa.. Just follow the flow, tanpa mereka tahu darimanakah sumber keinginan mereka, dari tuhankah? Atau dari makhluknya yang terkutuk.

Allah SWT berfirman:

قَالَ رَبِّ بِمَاۤ اَغْوَيْتَنِيْ لَاُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِى الْاَرْضِ وَلَاُغْوِيَـنَّهُمْ اَجْمَعِيْنَ

"Ia (Iblis) berkata, Tuhanku, oleh karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, aku pasti akan jadikan (kejahatan) terasa indah bagi mereka di bumi, dan aku akan menyesatkan mereka semuanya,"
(QS. Al-Hijr 15: Ayat 39)

اِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ  الْمُخْلَصِيْنَ

"kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih di antara mereka."
(QS. Al-Hijr 15: Ayat 40)

قَالَ هٰذَا صِرَاطٌ عَلَيَّ مُسْتَقِيْمٌ

"Dia (Allah) berfirman, Ini adalah jalan yang lurus (menuju) kepada-Ku."
(QS. Al-Hijr 15: Ayat 41)

اِنَّ عِبَادِيْ لَـيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطٰنٌ اِلَّا مَنِ اتَّبَـعَكَ  مِنَ الْغٰوِيْنَ

"Sesungguhnya kamu (Iblis) tidak kuasa atas hamba-hamba-Ku, kecuali mereka yang mengikutimu, yaitu orang yang sesat."
(QS. Al-Hijr 15: Ayat 42)

Sesungguhnya iblis gak ada kuasa terhadap hamba2Nya... Inilah pertanyaan...

Padahal nyatanya yang sekarang ini terjadi lihat deh di bumi... Semuanya.. Semuanya kita dikelilingi fitnah, segala aspek.. Berasa banget kalau syaitan itu suka ngipas-ngipasin..

Wait...

Tapi.. Yang namanya api gak akan bisa membesar kalau kita mendinginkan atau bahkan memadamkannya? Bagainana bisa api membesar dan menjadi menghanguskan? Kalau apinya yang mau dikipasin udah padam?

Karena iblis gak punya kuasa buat kita.. Dia cuma kasih bisikan dan kasih stimulus buat memperbesar api (hawa nafsu) yang ada didalam diri kita, tapi kalau kita kontrol penuh atas diri, apakah bisa hal yang sifatnya cuma stimulus bukan commander bisa meracuni kita(?)

Bisa aja sih... cuma presentasinya sedikit.. Kecuali kalau pertahanan dari dalam diri kita yang membukanya... Kita yang mengijinkan hal2 itu masuk.. Maka masuklah... Bahkan ia bisa kontrol, kaya sistem bajak gitu... Tapi secara halus... Karena penghianatnya adalah "internal" atau dari dalam diri.

Tapi... Apa yang terjadi pada langit dan bumi adalah segala sesuatunya menurut ijin Allah...

Berarti apa?

Allah telah mengijinkan syaitan "menggoda" manusia, tapii.. Syaitan gak memiliki kuasa atasnya... Manusianya aja yang kenapa mau aja oercaya aja sama bisikan yang ada dalam dirinya, bukan malah percaya kepada tuhannya?

Stimulus iman... Balance ada didalamnya.. Kalau kita bisa lawan godaan ini

Allah SWT berfirman:

وَالَّذِيْنَ سَعَوْا  فِيْۤ اٰيٰتِنَا مُعٰجِزِيْنَ اُولٰٓئِكَ اَصْحٰبُ الْجَحِيْمِ

"Tetapi orang-orang yang berusaha menentang ayat-ayat Kami dengan maksud melemahkan (kemauan untuk beriman), mereka itu adalah penghuni-penghuni Neraka Jahim."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 51)

Allah SWT berfirman:

وَمَاۤ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَّسُوْلٍ وَّلَا نَبِيٍّ اِلَّاۤ اِذَا تَمَنّٰۤى اَلْقَى الشَّيْطٰنُ فِيْۤ اُمْنِيَّتِهٖ  ۚ  فَيَنْسَخُ اللّٰهُ مَا يُلْقِى الشَّيْطٰنُ ثُمَّ يُحْكِمُ اللّٰهُ اٰيٰتِهٖ  ۗ  وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ 

"Dan Kami tidak mengutus seorang rasul dan tidak (pula) seorang nabi sebelum engkau (Muhammad), melainkan apabila dia mempunyai suatu keinginan, setan pun memasukkan godaan-godaan ke dalam keinginannya itu. Tetapi Allah menghilangkan apa yang dimasukkan setan itu. dan Allah akan menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana,"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 52)

لِّيَجْعَلَ مَا يُلْقِى الشَّيْطٰنُ فِتْـنَةً لِّـلَّذِيْنَ فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌ وَّالْقَاسِيَةِ قُلُوْبُهُمْ  ۚ  وَ اِنَّ الظّٰلِمِيْنَ لَفِيْ شِقَاقٍۭ بَعِيْدٍ

"Dia (Allah) ingin menjadikan godaan yang ditimbulkan setan itu sebagai cobaan bagi orang-orang yang dalam hatinya ada penyakit dan orang yang berhati keras. Dan orang-orang yang zalim itu benar-benar dalam permusuhan yang jauh,"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 53)

وَّلِيَـعْلَمَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ اَنَّهُ الْحَـقُّ مِنْ رَّبِّكَ فَيُؤْمِنُوْا بِهٖ فَـتُخْبِتَ لَهٗ قُلُوْبُهُمْ  ۗ  وَاِنَّ اللّٰهَ لَهَادِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ

"dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu meyakini bahwa (Al-Qur'an) itu benar dari Tuhanmu, lalu mereka beriman dan hati mereka tunduk kepada-Nya. Dan sungguh, Allah pemberi petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 54).
وَلَا يَزَالُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فِيْ مِرْيَةٍ مِّنْهُ حَتّٰى تَأْتِيَهُمُ  السَّاعَةُ بَغْتَةً اَوْ يَأْتِيَهُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَقِيْمٍ

"Dan orang-orang kafir itu senantiasa ragu mengenai hal itu (Al-Qur'an), hingga saat (kematiannya) datang kepada mereka dengan tiba-tiba, atau azab hari Kiamat yang datang kepada mereka."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 55)

Tuh godaan syaitan tuh sebenarnya lemah... Karena sesungguhnya milik Allah langit dan bumi.. Walaupun mereka sudah berusaha sekuat apapun untuk memfitnah tetaplah saja mereka hidup pada bumi Allah.. Dan allah gak perlu berusaha seperti mereka, Allah tinggal kun.. Maka jadilah..

Godaan syaitan kalau kita lawan dengan ayat Allah bahkan bisa jadi stimulus...

The greatest jihad is battle with yourself.

Intinya gimana(?)

Tundukkan dirimu dan jangan menolak yang haq ketika yang haq datang... Sesungguhnya kamu yang butuh Allah (hidayah)... Kenali diri dan tuhanmu...

اَفَرَءَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ اِلٰهَهٗ هَوٰٮهُ وَاَضَلَّهُ اللّٰهُ عَلٰى عِلْمٍ وَّخَتَمَ عَلٰى سَمْعِهٖ وَقَلْبِهٖ وَجَعَلَ عَلٰى بَصَرِهٖ غِشٰوَةً   ۗ  فَمَنْ يَّهْدِيْهِ مِنْۢ بَعْدِ اللّٰهِ   ۗ  اَفَلَا تَذَكَّرُوْنَ

"Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya sesat dengan sepengetahuan-Nya, dan Allah telah mengunci pendengaran dan hatinya serta meletakkan tutup atas penglihatannya? Maka siapakah yang mampu memberinya petunjuk setelah Allah (membiarkannya sesat)? Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?"
(QS. Al-Jasiyah 45: Ayat 23)

Kenapa Allah nutupin penglihatan(?) berarti Allah dong yang buat kita gak bisa melihat suatu hal.

Salah...

Kamu yang pura pura gak liat saat kebenaran itu datang dan lebih mendengarkan hawa nafsumu ketimbang ayat2 Allah.. Apakah Allah menutup sesuatu yang sudah tertutup. Allah izinkan matamu tertutup karena kau sendiri yang menutupnya...Allah tidak akan memberi petunjuk kepada orang zalim

Allah SWT berfirman:

وَمَنْ اَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَـرٰى عَلَى اللّٰهِ الْكَذِبَ وَهُوَ يُدْعٰۤى اِلَى الْاِسْلَامِ   ۗ  وَاللّٰهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَ

"Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah padahal dia diajak kepada (agama) Islam? Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim."
(QS. As-Saff 61: Ayat 7)

Allah SWT berfirman:

وَمَنْ اَظْلَمُ مِمَّنْ ذُكِّرَ بِاٰيٰتِ رَبِّهٖ فَاَعْرَضَ عَنْهَا وَنَسِيَ مَا قَدَّمَتْ يَدٰهُ   ۗ  اِنَّا جَعَلْنَا عَلٰى قُلُوْبِهِمْ اَكِنَّةً اَنْ يَّفْقَهُوْهُ وَفِيْۤ اٰذَانِهِمْ وَقْرًا   ۗ  وَاِنْ تَدْعُهُمْ اِلَى الْهُدٰى فَلَنْ يَّهْتَدُوْۤا اِذًا اَبَدًا

"Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, lalu dia berpaling darinya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sungguh, Kami telah menjadikan hati mereka tertutup, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka. Kendatipun engkau (Muhammad) menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk untuk selama-lamanya."
(QS. Al-Kahf 18: Ayat 57)

وَرَبُّكَ الْغَفُوْرُ ذُوْ الرَّحْمَةِ   ۗ  لَوْ يُؤَاخِذُهُمْ بِمَا كَسَبُوْا لَعَجَّلَ لَهُمُ الْعَذَابَ   ۗ  بَلْ لَّهُمْ مَّوْعِدٌ لَّنْ يَّجِدُوْا مِنْ دُوْنِهٖ مَوْئِلًا

"Dan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. Jika Dia hendak menyiksa mereka karena perbuatan mereka, tentu Dia akan menyegerakan siksa bagi mereka. Tetapi bagi mereka ada waktu tertentu (untuk mendapat siksa) yang mereka tidak akan menemukan tempat berlindung dari-Nya."
(QS. Al-Kahf 18: Ayat 58)

Walaupun Allah sangat tegas.. Tapi Allah maha pengampun.. Insyaallah... Kesempatan akan selalu terbuka dan Allah lebih mengetahui, battle dalam hidupmu pun akan terus berlangsung, ada kemungkinan hawa nafsu tunduk atau kembali menang,

tapi jika battle itu telah sampai kepada ujungnya namun kendatipun tidak kunjung beriman, wallahu alam... Semoga hidayah adalah yang kita dapatkan. Allah lebih mengetahui urusan hamba2Nya. Hanya bagi yang sudah tahu jangan pura2 gatau lah...🤕

Sebenarnya ini adalah urusan masing-masing individu kepada tuhannya.. Atas namanya... Rasul pun adalah saksi atas dirimu, takkan mampu beri syaafaat tanpa ijin Allah...

Lalu apa(?)

Carilah apa yang benar benar... Dan jangan ikuti pembenaran atau hanya sekedar hawa nafsu keduniaan yang melelahkan.

Tak cukup letihkah(?)

Dan kau tidak bisa menyalahkan syaitan.. Karena dirimu sendiri yang membukanya.. Kau yang membiarkan dirimu tertipu,

Allah SWT berfirman:

اَلْقِيَا فِيْ جَهَنَّمَ كُلَّ كَفَّارٍ عَنِيْدٍ
"(Allah berfirman), Lemparkanlah olehmu berdua ke dalam Neraka Jahanam, semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala,"
(QS. Qaf 50: Ayat 24)

مَّنَّاعٍ لِّلْخَيْرِ مُعْتَدٍ مُّرِيْبِ 

"yang sangat enggan melakukan kebajikan, melampaui batas, dan bersikap ragu-ragu,"
(QS. Qaf 50: Ayat 25):

الَّذِيْ جَعَلَ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ فَاَ لْقِيٰهُ فِى الْعَذَابِ الشَّدِيْدِ

"yang menyekutukan Allah dengan tuhan lain, maka lemparkanlah dia ke dalam azab yang keras."
(QS. Qaf 50: Ayat 26)
Allah SWT berfirman:

قَالَ قَرِيْنُهٗ رَبَّنَا مَاۤ اَطْغَيْتُهٗ وَلٰـكِنْ كَانَ فِيْ ضَلٰلٍۢ بَعِيْدٍ

"(Setan) yang menyertainya berkata (pula), Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya, tetapi dia sendiri yang berada dalam kesesatan yang jauh."
(QS. Qaf 50: Ayat 27)

قَالَ  لَا تَخْتَصِمُوْا لَدَيَّ وَقَدْ قَدَّمْتُ اِلَيْكُمْ بِالْوَعِيْدِ

"(Allah) berfirman, Janganlah kamu bertengkar di hadapan-Ku, dan sungguh, dahulu Aku telah memberikan ancaman kepadamu."
(QS. Qaf 50: Ayat 28)

مَا يُبَدَّلُ الْقَوْلُ  لَدَيَّ وَمَاۤ اَنَاۡ بِظَلَّامٍ لِّلْعَبِيْدِ

"Keputusan-Ku tidak dapat diubah, dan Aku tidak menzalimi hamba-hamba-Ku."
(QS. Qaf 50: Ayat 29)

Allah tidak pernah menzalimi hamba2Nya.. HambaNya sendiri yang ingkar dan durhaka kepadaNya, yang lebih mencintai dunia ketimbang keridaaNya. Padahal semua itu milik Allah, tapi barang2 itu lebih "disembah" ketimbang Allah.. Ketimbang menegakkan agama Allah.

Dan setan yang mendukungmu atas segala hawa nafsu, ia malah menyalahkanmu seakan ingin menambah siksaan kepada dirimu? Maka siapakah yang akan kau jadikan sebagai pelindungmu(?)

Siapa?

Allah SWT berfirman:

يٰبَنِيْۤ اٰدَمَ لَا يَفْتِنَـنَّكُمُ الشَّيْطٰنُ كَمَاۤ اَخْرَجَ اَبَوَيْكُمْ مِّنَ الْجَـنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْءاٰتِهِمَا    ۗ  اِنَّهٗ يَرٰٮكُمْ هُوَ وَقَبِيْلُهٗ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ   ۗ  اِنَّا جَعَلْنَا الشَّيٰطِيْنَ اَوْلِيَآءَ لِلَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ

"Wahai anak cucu Adam! Janganlah sampai kamu tertipu oleh setan sebagaimana halnya dia (setan) telah mengeluarkan ibu bapakmu dari surga, dengan menanggalkan pakaian keduanya untuk memperlihatkan aurat keduanya. Sesungguhnya dia dan pengikutnya dapat melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 27)

وَاِذَا فَعَلُوْا فَاحِشَةً قَالُوْا وَجَدْنَا عَلَيْهَاۤ اٰبَآءَنَا وَاللّٰهُ اَمَرَنَا بِهَا   ۗ  قُلْ اِنَّ اللّٰهَ لَا يَأْمُرُ بِالْفَحْشَآءِ   ۗ  اَتَقُوْلُوْنَ عَلَى اللّٰهِ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ

"Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji, mereka berkata, Kami mendapati nenek moyang kami melakukan yang demikian, dan Allah menyuruh kami mengerjakannya. Katakanlah Sesungguhnya Allah tidak pernah menyuruh berbuat keji. Mengapa kamu membicarakan tentang Allah apa yang tidak kamu ketahui?"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 28)

قُلْ اَمَرَ رَبِّيْ بِالْقِسْطِ ۗ  وَاَقِيْمُوْا وُجُوْهَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّادْعُوْهُ مُخْلِصِيْنَ لَـهُ الدِّيْنَ     ۗ   كَمَا بَدَاَكُمْ تَعُوْدُوْنَ

"Katakanlah, Tuhanku menyuruhku berlaku adil. Hadapkanlah wajahmu (kepada Allah) pada setiap sholat, dan sembahlah Dia dengan mengikhlaskan ibadah semata-mata hanya kepada-Nya. Kamu akan dikembalikan kepada-Nya sebagaimana kamu diciptakan semula."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 29)

فَرِيْقًا هَدٰى وَ فَرِيْقًا حَقَّ عَلَيْهِمُ الضَّلٰلَةُ    ۗ  اِنَّهُمُ اتَّخَذُوا الشَّيٰطِيْنَ اَوْلِيَآءَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ وَيَحْسَبُوْنَ اَنَّهُمْ مُّهْتَدُوْنَ

"Sebagian diberi-Nya petunjuk dan sebagian lagi sepantasnya menjadi sesat. Mereka menjadikan setan-setan sebagai pelindung selain Allah. Mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 30)

Mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk,

Kalimat diatas suka diputar balikan,

Dan mereka yang "sekular" berkata, bahwa itu sama halnya bagi muslim, bahwa sudut pandang dan kerelativitasan masih ada...

Namun.. Anda salah.. Tiada yang relatif. Semua mutlak. Kebenaran adalah hanya pada sisi allah dan mutlak KEBENARAN ADALAH MILIK ALLAH. BUKAN MILIK MAKHLUK.

Kalau ada makhluk misalnya benar, karena ia menghidupkan ptunjuk Allah pada dirinya.

لَيْسَ الْبِرَّ اَنْ تُوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَ الْمَغْرِبِ وَلٰـكِنَّ الْبِرَّ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَالْمَلٰٓئِکَةِ وَالْكِتٰبِ وَالنَّبِيّٖنَ ۚ  وَاٰتَى الْمَالَ عَلٰى حُبِّهٖ ذَوِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِ ۙ  وَالسَّآئِلِيْنَ وَفِى الرِّقَابِ ۚ  وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّکٰوةَ   ۚ  وَالْمُوْفُوْنَ بِعَهْدِهِمْ اِذَا عٰهَدُوْا  ۚ  وَالصّٰبِرِيْنَ فِى الْبَأْسَآءِ وَالضَّرَّآءِ وَحِيْنَ الْبَأْسِ ۗ  اُولٰٓئِكَ الَّذِيْنَ صَدَقُوْا  ۗ  وَاُولٰٓئِكَ هُمُ الْمُتَّقُوْنَ

"Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari Akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi, dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan sholat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji, dan orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan, dan pada masa peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 177)

وَنَزَعْنَا مِنْ كُلِّ اُمَّةٍ شَهِيْدًا فَقُلْنَا هَاتُوْا بُرْهَانَكُمْ  فَعَلِمُوْۤا اَنَّ الْحَـقَّ لِلّٰهِ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ

"Dan Kami datangkan dari setiap umat seorang saksi, lalu Kami katakan, Kemukakanlah bukti kebenaranmu, maka tahulah mereka bahwa yang hak (kebenaran) itu milik Allah dan lenyaplah dari mereka apa yang dahulu mereka ada-adakan."
(QS. Al-Qasas 28: Ayat 75)

Tipu daya setan itu lemah...
Sebenarnya....

Namun diri kita sendirilah yang membiarkannya menguat atau menguat...
Ketika kebatilan datang tolaklah, jangan hanya berdiam diri...

Kebatilan itu banyak bukan karena banyaknya orang jahat, namun diamnya orang2 baik.

Lawanlah.. Perangilah...
Walau cakupannya hanya melawan diri sendiri dari hawa nafsu.

Allah SWT berfirman:

يٰۤاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ کَاۤ فَّةً   ۖ  وَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ  ۗ  اِنَّهٗ لَـکُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

"Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 208)

فَاِنْ زَلَـلْتُمْ مِّنْۢ  بَعْدِ مَا جَآءَتْکُمُ الْبَيِّنٰتُ فَاعْلَمُوْۤا اَنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ  حَکِيْمٌ

"Tetapi jika kamu tergelincir setelah bukti-bukti yang nyata sampai kepadamu, ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 209)

هَلْ يَنْظُرُوْنَ اِلَّاۤ اَنْ يَّأْتِيَهُمُ اللّٰهُ فِيْ  ظُلَلٍ مِّنَ الْغَمَامِ وَالْمَلٰٓئِکَةُ وَقُضِيَ الْاَمْرُ ۗ   وَاِلَى اللّٰهِ تُرْجَعُ الْاُمُوْرُ

"Tidak ada yang mereka tunggu-tunggu kecuali datangnya (azab) Allah bersama malaikat dalam naungan awan, sedangkan perkara (mereka) telah diputuskan. Dan kepada Allah-lah segala perkara dikembalikan."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 210)

Wallahu alam...
Semoga bermanfaat...

Kebenaran milik Allah.. Kesalahan milik saya. Terimakasih.

Wassalamualaikum.....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Realitas dan Idealisme

Arah

Indonesia tanpa pacaran