Bayang
Sang hitam menjejak pada putih,
Semakin jelas menjejak,
Menjadi bayang samar,
Yang semakin memudar,
Apakah itu putih...
Ataukah abu-abu..
Ataukah hitam yang sangat muda..
Bayangan akan jadi bayang,
Yang tak pernah menjejak,
Teruntuk yang menunggu dan ditunggu,
Bersabarlah...
Karena kehadiran,
Tak pernah diduga...
Tak pernah terduga...
Hanya terjadi..
Dalam sedetik...
Semua berbalik...
Itulah yang terbaik...
Bagi sandera bayang,
Yang gamang sedari datang,
Yang makin temaram, tak kunjung terang...
Akhirnya waktumu berpulang,
Tak lagi melayang.
Marilah saling menghadang,
Saling menyerang,
Sejauh apapun sang bayang mengejar,
Ia selalu terbelakang walau berkelakar,
Karena yang dinanti sang bayang,
Hanya kekalahannya..
Dan ajalnya..
Komentar
Posting Komentar