Agama itu baik?

Assalamualaikum wr.wb.
Alhamdulillah bisa sharing kembali di blog ini... Semoga tulisan ini dapat bermanfaat walaupun seada adanya ya.. Hehehe...

Tulisan kali ini dilatar belakangi oleh publik figure yang berkomentar tentang kira kira gini, "pada dasarnya semua agama itu baik. Dan gue buat yakin sama agama gue gak butuh liat flaws agama lain."

Dalam hati langsung tek aja..
Wah ini... Pikirannya sama banget kaya gue waktu lagi "dulu" wkwk..
Langsung kan tuh diserang... Macam2 liberal, sekularisme, ya gitulah... Saya jadi agak lucu sendiri.. Karena gimana ya.. Ya emang menjurus kearah situ... Bahaya tau😅

Sesungguhnya "akal" bahkan adalah ujian... I reaaaaaaalllly....aaaaagreeeeeeeeeeeeeeeee😂😂😂😂😂

Dan Gak salah sih kalau ada yang bilang... "untuk meluruskan" tapi jangan "ngejudgement" lah..

Gimana yak.. Saya jadi semakin yakin sih.. Kalau semua manusia itu pasti punya dosa... Baik mbaknya atau mas2nya... Nah yang diem2 macam saya gini juga mungkin dosa kali ya.. Karena cuma bisa diam membisu 😂

Allah SWT berfirman:

قُلْ اَغَيْرَ اللّٰهِ اَبْغِيْ رَبًّا وَّهُوَ رَبُّ كُلِّ شَيْءٍ   ۗ  وَلَا تَكْسِبُ كُلُّ نَـفْسٍ اِلَّا عَلَيْهَا ۚ  وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِّزْرَ اُخْرٰى  ۚ  ثُمَّ اِلٰى رَبِّكُمْ مَّرْجِعُكُمْ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْـتُمْ فِيْهِ تَخْتَلِفُوْنَ

"Katakanlah (Muhammad), Apakah (patut) aku mencari tuhan selain Allah, padahal Dialah Tuhan bagi segala sesuatu. Setiap perbuatan dosa seseorang, dirinya sendiri yang bertanggung jawab. Dan seseorang tidak akan memikul beban dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kamu kembali, dan akan diberitahukan-Nya kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 164)

Ya Allah.. Ampunilah dosa dosa kami.. Kami gak tahu apa apa ya Allah.. Tapi kami setiap hari berusaha yang terbaik, insyaallah...

Saya juga (dulu) melihat semua agama itu baik! Tapi itu penglihatan yang sederhana.

Saya pernah cari tau tentang beberapa agama, Tapi yang sedikit itu cukup bagi saya untuk yakin bahwa Allah adalah tuhan yang satu. Adalah tuhan aku, dan mereka. Cukuplah...

Allah SWT berfirman:

اَفَغَيْرَ دِيْنِ اللّٰهِ يَبْغُوْنَ وَلَهٗۤ اَسْلَمَ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ طَوْعًا وَّكَرْهًا وَّاِلَيْهِ يُرْجَعُوْنَ

"Maka mengapa mereka mencari agama yang lain selain agama Allah, padahal apa yang di langit dan di bumi berserah diri kepada-Nya, (baik) dengan suka maupun terpaksa, dan hanya kepada-Nya mereka dikembalikan?"
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 83)

قُلْ اٰمَنَّا بِاللّٰهِ وَمَاۤ اُنْزِلَ عَلَيْنَا وَمَاۤ اُنْزِلَ عَلٰۤى اِبْرٰهِيْمَ وَ اِسْمٰعِيْلَ وَاِسْحٰقَ وَيَعْقُوْبَ وَالْاَسْبَاطِ وَمَاۤ اُوْتِيَ مُوْسٰى وَ عِيْسٰى وَالنَّبِيُّوْنَ مِنْ رَّبِّهِمْ ۖ  لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْهُمْ ۖ  وَنَحْنُ لَهٗ مُسْلِمُوْنَ

"Katakanlah (Muhammad), Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya'qub, dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa, dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan hanya kepada-Nya kami berserah diri."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 84)

وَمَنْ يَّبْتَغِ غَيْرَ الْاِسْلَامِ دِيْنًا فَلَنْ يُّقْبَلَ مِنْهُ  ۚ  وَهُوَ فِى الْاٰخِرَةِ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ

"Dan barang siapa mencari agama selain Islam, dia tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang yang rugi."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 85)

Baca deh tentang perbandingan agama, kalau gak pusing kalian luar biasa...

Saya punya kesimpulan sendiri.. Bahwa kebaikan adalah Allah. Segala sesuatu yang ada allah.. Berdasarkan nama Allah.. Niat karena Allah itulah kebaikan. Allah adalah tuhan. Ilahi.. Dalam bahasa arab. Jika dibahasa indonesiakan tuhan. Jika dibahasa inggriskan god.

Semua milik tuhan. Yang menciptakan aku dan kamu.
Tak ayal semuanya baik karena semua dari tuhan.

Namun... Mengapa sekarang banyak sekali tuhan(?)

Itulah pertanyaan.

Saya merasa sesak dan aneh.. Hampir ateis deh wkwwk..😂😂😂

Tapi subhanallah...

Makasih dunia.. Walaupun kamu difitnah tapi dari kamu kami banyak belajar.

Ujian adalah jawaban.

Pas belajar islam.. Sebenarnya kita belajar untuk memahami diri sendiri. Mengenali identitas kita, tugas kita,  job desk kita, tujuan kita, rumah kita, tuhan kita,

Islam itu paket komplet... Tar kalo w kritisin dan bandingin dg islam tar w dibilangnya menghina agama lain..

Pokoknya cari tau sendiri aja deh. Bandingin deh. Dari syariat dan cara hidup. Dari sholat semuanya...

Allah SWT berfirman:

اِنَّ هٰذِهٖۤ اُمَّتُكُمْ اُمَّةً وَّاحِدَةً  ۖ  وَّاَنَاۡ رَبُّكُمْ فَاعْبُدُوْنِ

"Sungguh, (agama tauhid) inilah agama kamu, agama yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu maka sembahlah Aku."
(QS. Al-Anbiya 21: Ayat 92)

وَتَقَطَّعُوْۤا اَمْرَهُمْ  بَيْنَهُمْ ۗ  كُلٌّ اِلَـيْنَا رٰجِعُوْنَ

"Tetapi mereka terpecah belah dalam urusan (agama) mereka di antara mereka. Masing-masing (golongan itu semua) akan kembali kepada Kami."
(QS. Al-Anbiya 21: Ayat 93)

Intinya gini, islam adalah agama yang 24jam kita ibadah. Mengingat Allah kan ibadah. Kita sholat 5kali sehari, ada amalan puasa, makan bismillah..tidur bismillah.. Naik motor, jatuh astagfirullah..lihat yang bagus masyaallah.. Semuanyaaaaaa Allah... Semuanya...

Buat apa guys? Buat ingat akhirat. Ingat allah. Ingat kalau kita hamba Allah... Gelar kita di bumi adalah hobi aja.. Iseng2..semoga pahala.. Aamiin.
Allah SWT berfirman:

اَللّٰهُ الَّذِيْ رَفَعَ السَّمٰوٰتِ بِغَيْرِ  عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۗ   كُلٌّ يَّجْرِيْ لِاَجَلٍ مُّسَمًّى ۗ  يُدَبِّرُ الْاَمْرَ يُفَصِّلُ الْاٰيٰتِ لَعَلَّكُمْ  بِلِقَآءِ رَبِّكُمْ تُوْقِنُوْنَ

"Allah yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menundukkan matahari dan bulan; masing-masing beredar menurut waktu yang telah ditentukan. Dia mengatur urusan (makhluk-Nya), dan menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), agar kamu yakin akan pertemuan dengan Tuhanmu."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 2)

وَكَيْفَ تَكْفُرُوْنَ وَاَنْـتُمْ تُتْلٰى عَلَيْكُمْ اٰيٰتُ اللّٰهِ وَفِيْكُمْ رَسُوْلُهٗ  ۗ  وَمَنْ يَّعْتَصِمْ بِاللّٰهِ فَقَدْ هُدِيَ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ

"Dan bagaimana kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan rasul-Nya (Muhammad) pun berada di tengah-tengah kamu? Barang siapa berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sungguh, dia diberi petunjuk kepada jalan yang lurus."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 101)

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْـتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 102)

Kalo agama lain gimana(?) mengapa mereka hidup seenak mereka aja? Tanpa belajar sesuatu apapun?  gak menjaga apapun? bahkan cuma ingat tuhan beberapa kali aja? Gak setiap hari ibadah? Cuma hari tertentu aja? Kaya cuma sambilan gitu? Padahal katanya tuhan itu segalanya? Kok ya dikesampingin? Kaya cuma formalitas aja gitu? Tuhan memang maha pengampun, tapi pikir aja deh... Dimana keadilannya kalau semua yang jahat diampunin. Kalau gitu kita gak akan berlomba dalam kebaikan, berbuat dosa aja udah gapapa... Siapa yang paling banyak dosanya, ya gapapa..kan diampunin(?)

Untuk opini tentang semua agama itu benar(?)
Subhanallah... Allahu akbar.. Pantesaaannnnn yak.. Agama yang diridhai allah hanyalah islam. Pikir aja deh...
Kalau emang semua agama itu "baik" berarti boleh dong kita beragama apa aja.. Malah enaknya gini aja.. Sehari agama ini,besok ganti, ganti lagi, kan toleransi tuh(?) kalo ada lebaran hayu..natalan juga hayu..imlekan juga hayu.. Biar damai... Eh nanti natalan di masjid.. Taun besok imlekan yu di gereja gitu? Edaaaaaaannnnn.....

Manusia...
Kamu yang NGATUR? APA ALLAH YANG NGATUR?
KAMU GAK TAHU APA APA.. KAMU BAHKAN GATAU BESOK MASIH HIDUP ATAU ENGGAK.

Kalau semua agama itu baik.. Lakuin aja semuanya..

Berarti apa? Agama cuma cover aja! Agama cuma kamuflase pembenaran aja... Kamu beragama untuk apa? Supaya hidup dengan nyaman di dunia sampai 1000tahun? Emang kamu mau selamanya di dunia? Sesungguhnya kamu terlalu mencintai dunia dan takut mati!

Apakah kamu hanya ingin hidup menurut kebenaran dan kenyamananmu saja? Tanpa memperhatikan langit yang didirikan tanpa tiang atau daratan yang dihamparkan untukmu. Dan untuk apakah kakimu berpijak? Apakah untuk bertemu dengan manusia lain lalu mati begitu sajakah(?)

Apakah kau tidak merasa ada yang hilang...

Kalau kalian mikirnya polanya kaya gini, pasti ujungnya gini :

"Gak usah beragama aja sekalian! Toh.. Baik2 juga.. Yang penting kan nilainya ada.. Berbakti kepada orang tua, baik hati, sedekah, "

Nah ini sekularism, liberal guys. Gak heran kalo pada ateis, karena realita mereka hanya sebatas duniawi yang gak ada abisnya. Sia sia.. Kesenangan yang aneh. Pembenaran yang overdosis, demi apa? Demi apa? I dont know.

Inilah...FITNAH.

dan FITNAH LEBIH KEJAM DARIPADA PEMBUNUHAN.

Allah SWT berfirman:

وَمَا خَلَقْنَا السَّمَآءَ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَاطِلًا    ۗ  ذٰلِكَ ظَنُّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا ۚ  فَوَيْلٌ لِّلَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنَ النَّارِ

"Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dengan sia-sia. Itu anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang yang kafir itu karena mereka akan masuk neraka."
(QS. Sad 38: Ayat 27)

SUBHANALLAH.... TUHAN SEMESTA ALAM PUN TEGAS DALAM SYARIATNYA BIAR KITA TABAH DAN ISTIQOMAH DALAM TALI MENUJUNYA WALAUPUN SELURUH DUNIA INI DIFITNAH.

Ya.. Jadi makin yakin kalau Jalan menuju Tuhan..ialah jalan TAUHID. YANG TIADA MENYEKUTUKANNYA. DAN MENYADURNYA ATAU MENYAMPURKAN DENGAN BENTUK KESYIRIKAN.

ya... Kata Allah pun... Udah jangan berantem cukup ingatkan saja. Abis itu udah tinggalin aja.. No hard feeling...

Kita juga jangan membantu syaitan dalam menyesatkan saudara kita, kita juga harus menjaga perkataan kita, doain aja udah...

Dalam Shahih al-Bukhari dikisahkan, pada masa Rasul ada seorang laki-laki bernama Abdullah. Dia dijuluki dengan Himar. Abdullah seseorang pemabuk dan pernah dicambuk Rasulullah akibat perbuatannya. Meskipun Abdullah pemabuk, tetapi dia sering membuat Rasulullah tersenyum.

Suatu kali, Abdullah dibawa para sahabat menghadap Rasulullah untuk dihukum karena ketahuan mabuk atau minum khamar. Para sahabat pun geram melihat tingkah laku Abdullah yang tidak pernah jera dihukum. Saking kesalnya, ada sahabat yang mengatakan, “Laknatlah dia karena sudah terlalu sering dihukum”.

Mendengar kata laknat tersebut, Rasulullah malah mengatakan, “Jangan kalian laknat dia, demi Allah, aku tahu bahwa laki-laki ini mencintai Allah dan Rasul-Nya”. Dalam riwayat Ahmad, “Janganlah kalian mengatakan demikian. Jangan kalian membantu setan menjerumuskannya. Katakanlah kepada dia, ‘Semoga Allah merahmatimu’”.

Sabar sih...
Buat mbaknya yang publik figur.. I know what u mean mbak.. Tapi itu hal yang fatal.. Karena gini deh..
Mengapa kau mengaku tuhan yang satu tapi kau membenarkan agama lain? Saat kau tahu islam adalah kebenaran?

Soalnya.. Takutnya malah penurunan akidah.. Mohon maaf saya gak asal bicara karena itu yang saya rasakeun...

Tapi saya gak tahu sih apa yang tersimpan didalam hati mbaknya..
Serem soalnya... Kadang akal kita sebagai manusia itu minimalis alias gak nyampe..

Masalah agama...
Udah kita masing2 aja..
SAYA SEUMUR HIDUP SAMPAI DIHIDUPKAN KEMBALI GAK AKAN MENGAKUI TUHAN YANG LAIN SELAIN ALLAH.

Jadi jangan paksa saya untuk membenarkan agama lain!

Salah ya salah.. Betul ya betul...

ذٰلِكَ بِاَنَّ اللّٰهَ هُوَ الْحَـقُّ وَاَنَّ مَا يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِهٖ هُوَ الْبَاطِلُ وَاَنَّ اللّٰهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيْرُ

"Demikianlah (kebesaran Allah) karena Allah, Dialah (Tuhan) Yang Hak. Dan apa saja yang mereka seru selain Dia, itulah yang batil, dan sungguh Allah, Dialah Yang Maha Tinggi, Maha Besar."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 62)

Saya menghargai manusia atas keputusannya...
Tapi saya tetap tidak membenarkannya jika emang salah ya salah aje...

Bagimu agamamu. Bagi saya agama saya.

Allah SWT berfirman:

وَلَئِنْ سَاَ لْتَهُمْ مَّنْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ لَيَـقُوْلُنَّ اللّٰهُ   ۗ  قُلْ اَفَرَءَيْتُمْ مَّا تَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ اِنْ اَرَادَنِيَ اللّٰهُ بِضُرٍّ هَلْ هُنَّ كٰشِفٰتُ ضُرِّهٖۤ اَوْ اَرَادَنِيْ بِرَحْمَةٍ هَلْ هُنَّ مُمْسِكٰتُ رَحْمَتِهٖ   ۗ  قُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ   ۗ  عَلَيْهِ يَتَوَكَّلُ الْمُتَوَكِّلُوْنَ

"Dan sungguh, jika engkau tanyakan kepada mereka, Siapakah yang menciptakan langit dan bumi? Niscaya mereka menjawab, Allah. Katakanlah, Kalau begitu tahukah kamu tentang apa yang kamu sembah selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan bencana kepadaku, apakah mereka mampu menghilangkan bencana itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat mencegah rahmat-Nya? Katakanlah, Cukuplah Allah bagiku. Kepada-Nyalah orang-orang yang bertawakal berserah diri."
(QS. Az-Zumar 39: Ayat 38)

قُلْ يٰقَوْمِ  اعْمَلُوْا عَلٰى مَكَانَتِكُمْ اِنِّيْ عَامِلٌ ۚ  فَسَوْفَ تَعْلَمُوْنَ

"Katakanlah (Muhammad), Wahai kaumku! Berbuatlah menurut kedudukanmu, aku pun berbuat (demikian). Kelak kamu akan mengetahui,"
(QS. Az-Zumar 39: Ayat 39)

مَنْ يَّأْتِيْهِ عَذَابٌ يُّخْزِيْهِ وَيَحِلُّ عَلَيْهِ عَذَابٌ مُّقِيْمٌ

"siapa yang mendapat siksa yang menghinakan dan kepadanya ditimpakan azab yang kekal."
(QS. Az-Zumar 39: Ayat 40)

اِنَّاۤ اَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتٰبَ لِلنَّاسِ بِالْحَقِّ   ۚ  فَمَنِ اهْتَدٰى فَلِنَفْسِهٖ  ۚ  وَمَنْ ضَلَّ فَاِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا   ۚ  وَمَاۤ اَنْتَ عَلَيْهِمْ بِوَكِيْلٍ

"Sungguh, Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Qur'an) dengan membawa kebenaran untuk manusia; barang siapa mendapat petunjuk maka (petunjuk itu) untuk dirinya sendiri, dan siapa sesat maka sesungguhnya kesesatan itu untuk dirinya sendiri, dan engkau bukanlah orang yang bertanggung jawab terhadap mereka."
(QS. Az-Zumar 39: Ayat 41)

Terus ada yang nyinyir,"iyaa deh cuma agama kamu aja yang benar yang lain salah"

Ya emang iya... Buat apa gue beragama tapi gue gak 100% yakin kalo agama gue bener.

Tapi kita juga gak boleh menghina agama lain, tapi gak boleh juga mengakui agama lain.

Balance... Islam itu balance... Read: seimbang=waras.

Saya selalu merasa islam itu intermediete. Alias tengah2.
Allah SWT berfirman:

وَكَذٰلِكَ جَعَلْنٰكُمْ اُمَّةً وَّسَطًا لِّتَکُوْنُوْا شُهَدَآءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُوْنَ الرَّسُوْلُ عَلَيْكُمْ شَهِيْدًا  ۗ  وَمَا جَعَلْنَا الْقِبْلَةَ الَّتِيْ كُنْتَ عَلَيْهَاۤ اِلَّا لِنَعْلَمَ مَنْ يَّتَّبِعُ الرَّسُوْلَ مِمَّنْ يَّنْقَلِبُ عَلٰى عَقِبَيْهِ  ۗ  وَاِنْ كَانَتْ لَكَبِيْرَةً اِلَّا عَلَى الَّذِيْنَ هَدَى اللّٰهُ  ۗ  وَمَا كَانَ اللّٰهُ   لِيُضِيْعَ اِيْمَانَكُمْ  ۗ  اِنَّ اللّٰهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ

"Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) umat pertengahan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Kami tidak menjadikan kiblat yang (dahulu) kamu (berkiblat) kepadanya, melainkan agar Kami mengetahui siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berbalik ke belakang. Sungguh, (pemindahan kiblat) itu sangat berat, kecuali bagi orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sungguh, Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang kepada manusia."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 143)

Semakin disudutin saya semakin sayang... Gak berguna... Tipuan kalian gak berguna...
Allah selalu lebih besar dari fitnah.

Laaa illa ha illa allah...
La hawla wa laa quwata illa billah...

Jadi jangan campurin yang haq. Ketika yang haq datang. Fokus aja. Ingat mati.

Walaupun kadang saya sedih... Khususnya sama ahli kitab. Ah sudahlah...

Dan saya ada uzur buat mbaknya.. Mungkiiinnn.. Maksud mbaknya gini... "buat orang yang olok2 agama orang lain" kali tanpa fakta cuma main serang aja.

Allah SWT berfirman:

وَلَا تَسُبُّوا الَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ فَيَسُبُّوا اللّٰهَ عَدْوًاۢ بِغَيْرِ عِلْمٍ  ۗ  كَذٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ اُمَّةٍ عَمَلَهُمْ ۖ  ثُمَّ اِلٰى رَبِّهِمْ مَّرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ

"Dan janganlah kamu memaki sesembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa dasar pengetahuan. Demikianlah, Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan tempat kembali mereka, lalu Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 108)

Tapi saya yakin kok mbaknya ngerti lah yang mana perkataan intelektual yang membandingkan dengan data dan akal, dan juga yang mana cuma tong kosong aja... Emang ada sebagian muslim yang suka berkata kasar ngatain agama lain kaya olok2 juuuujuuur saya juga gak suka.. Kalo adek saya aja ngatain yesus misalny Pasti saya omelin.

Tapi kalo masalahnya macam perbandingan agama macam lecture dr.zakir itu mah beda ya.. Itu bukan cari flaws.. Tapi kritisi dan koreksi. Karena kita manusia dan kita berfikir... Mana mungkin sih kita hidup cuma buat bayar cicilan rumah abis itu mati? (Yhaaa... Abis dekorasi kolam lele udah gak ada 😂😂😂 wkwkwk.. Candaaaaaaaaaaaaa)

Dan kita mikir lah bedaiin yang mana yang paling benar dari segala pembenaran. Coblos yang mana yaa .. Wkwkw😂😂😂

Allah SWT berfirman:

شَرَعَ لَـكُمْ مِّنَ الدِّيْنِ مَا وَصّٰى بِهٖ نُوْحًا وَّالَّذِيْۤ اَوْحَيْنَاۤ اِلَيْكَ وَمَا وَصَّيْنَا بِهٖۤ اِبْرٰهِيْمَ وَمُوْسٰى وَعِيْسٰۤى اَنْ اَقِيْمُوا الدِّيْنَ وَ لَا تَتَفَرَّقُوْا فِيْهِ ۗ  كَبُـرَ عَلَى الْمُشْرِكِيْنَ مَا تَدْعُوْهُمْ اِلَيْهِ   ۗ  اَللّٰهُ يَجْتَبِيْۤ اِلَيْهِ مَنْ يَّشَآءُ وَيَهْدِيْۤ اِلَيْهِ مَنْ يُّنِيْبُ

"Dia (Allah) telah mensyariatkan kepadamu agama yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, dan 'Isa, yaitu tegakkanlah agama (keimanan dan ketakwaan) dan janganlah kamu berpecah-belah di dalamnya. Sangat berat bagi orang-orang musyrik (untuk mengikuti) agama yang kamu serukan kepada mereka. Allah memilih orang yang Dia kehendaki kepada agama tauhid dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya bagi orang yang kembali (kepada-Nya)."
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 13)

وَمَا تَفَرَّقُوْۤا اِلَّا مِنْۢ بَعْدِ مَا جَآءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًاۢ بَيْنَهُمْ ۗ  وَلَوْلَا كَلِمَةٌ سَبَقَتْ مِنْ رَّبِّكَ اِلٰۤى اَجَلٍ مُّسَمًّى لَّقُضِيَ بَيْنَهُمْ ۗ  وَ اِنَّ الَّذِيْنَ اُوْرِثُوا الْكِتٰبَ مِنْۢ بَعْدِهِمْ لَفِيْ شَكٍّ مِّنْهُ مُرِيْبٍ

"Dan mereka (Ahli Kitab) tidak berpecah-belah kecuali setelah datang kepada mereka ilmu (kebenaran yang disampaikan oleh para nabi), karena kedengkian antara sesama mereka. Jika tidaklah karena suatu ketetapan yang telah ada dahulunya dari Tuhanmu (untuk menangguhkan azab) sampai batas waktu yang ditentukan, pastilah hukuman bagi mereka telah dilaksanakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang mewarisi Kitab (Taurat dan Injil) setelah mereka (pada zaman Muhammad), benar-benar berada dalam keraguan yang mendalam tentang Kitab (Al-Qur'an) itu."
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 14)

فَلِذٰلِكَ فَادْعُ  ۚ  وَاسْتَقِمْ كَمَاۤ اُمِرْتَ ۚ  وَلَا تَتَّبِعْ اَهْوَآءَهُمْ ۚ  وَقُلْ اٰمَنْتُ بِمَاۤ اَنْزَلَ اللّٰهُ مِنْ كِتٰبٍ ۚ  وَاُمِرْتُ لِاَعْدِلَ بَيْنَكُمُ ۗ  اَللّٰهُ رَبُّنَا وَرَبُّكُمْ ۗ  لَـنَاۤ اَعْمَالُـنَا وَلَـكُمْ اَعْمَالُكُمْ ۚ  لَا حُجَّةَ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ ۗ  اَللّٰهُ يَجْمَعُ بَيْنَنَا ۚ  وَاِلَيْهِ الْمَصِيْرُ

"Karena itu, serulah (mereka beriman) dan tetaplah (beriman dan berdakwah) sebagaimana diperintahkan kepadamu (Muhammad) dan janganlah mengikuti keinginan mereka dan katakanlah, Aku beriman kepada Kitab yang diturunkan Allah dan aku diperintahkan agar berlaku adil di antara kamu. Allah Tuhan kami dan Tuhan kamu. Bagi kami perbuatan kami dan bagi kamu perbuatan kamu. Tidak (perlu) ada pertengkaran antara kami dan kamu, Allah mengumpulkan antara kita dan kepada-Nyalah (kita) kembali."
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 15)

وَالَّذِيْنَ يُحَآ جُّوْنَ فِى اللّٰهِ مِنْۢ بَعْدِ مَا اسْتُجِيْبَ لَهٗ حُجَّتُهُمْ دَاحِضَةٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَعَلَيْهِمْ غَضَبٌ وَّلَهُمْ عَذَابٌ شَدِيْدٌ

"Dan orang-orang yang berbantah-bantah tentang (agama) Allah setelah (agama itu) diterima, perbantahan mereka itu sia-sia di sisi Tuhan mereka. Mereka mendapat kemurkaan (Allah) dan mereka mendapat azab yang sangat keras."
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 16)

اَللّٰهُ الَّذِيْۤ اَنْزَلَ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ وَالْمِيْزَانَ ۗ  وَمَا يُدْرِيْكَ لَعَلَّ السَّاعَةَ قَرِيْبٌ

"Allah yang menurunkan Kitab (Al-Qur'an) dengan (membawa) kebenaran dan neraca (keadilan). Dan tahukah kamu, boleh jadi hari Kiamat itu sudah dekat?"
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 17)

Kebenaran milik Allah...kesalahan milik saya.. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

Wassalamualaikum wr.wb.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Realitas dan Idealisme

Arah

Indonesia tanpa pacaran