Terkepung Fitnah?

Assalamualaikum wr. Wb.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Selamat malam....
Semoga kelimpahan rahmat dari Allah swt selalu tercurahkan, sholawat dan salam juga kita hanturkan kepada nabi Muhammad Saw beserta para sahabat. 

Fitnah akhir zaman makin terasa menebal ya? Makin tumpang tindih. Penulis mau bahas salah satunya dari sejelimetan keruwetan yang sudah menjadi "rahasia umum" melanda ini. Karena sudah ketetapan Allah, tentang bagaimana ada yang menyadari atau tidak menyadari tentang "kekuasaan" Allah atau "kebenaran".

Dijelaskan dalam hadits Abu Musa al-Asy’ari Radhiyallahu anhu, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ بَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ، يُصْبِحُ الرَّجُلُ فِيهَا مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا وَيُمْسِـي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا، اَلْقَاعِدُ فِيهَا خَيْرٌ مِنَ الْقَائِمِ وَالْقَائِِمُ خَيْـرٌ مِنَ الْمَاشِي، وَالْمَاشِي فِيهَا خَيْرٌ مِنَ السَّاعِي، فَكَسِّرُوا قِسِيَّكُمْ وَقَطِّعُوا أَوْتَارَكُمْ وَاضْرِبُوا بِسُيُوفِكُمُ الْحِجَارَةَ، فَإِنْ دُخِلَ عَلَى أَحَدِكُمْ فَلْيَكُنْ كَخَيْرِ ابْنَيْ آدَمَ.

‘Sesungguhnya menjelang datangnya hari Kiamat akan muncul banyak fitnah besar bagaikan malam yang gelap gulita, pada pagi hari seseorang dalam keadaan beriman, dan menjadi kafir di sore hari, di sore hari seseorang dalam keadaan beriman, dan menjadi kafir pada pagi hari. Orang yang duduk saat itu lebih baik daripada orang yang berdiri, orang yang berdiri saat itu lebih baik daripada orang yang berjalan dan orang yang berjalan saat itu lebih baik daripada orang yang berlari. Maka patahkanlah busur-busur kalian, putuskanlah tali-tali busur kalian dan pukulkanlah pedang-pedang kalian ke batu. Jika salah seorang dari kalian dimasukinya (fitnah), maka jadilah seperti salah seorang anak Adam yang paling baik (Habil).’” [HR. Imam Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim dalam al-Mustadrak][2]

Subhanallah, dari hadits tersebut digambarkan bahwa pada zaman ini fitnah akan semakin menguat menguat menguat dan bertambah, ujian akan semakin menyiksa baik dengan yang MERUSAK DENGAN HALUS ATAU MERUSAK DENGAN FRONTAL. sejujurnya manusia dikepung habis habisan.

Permainan makin terasa,
Banyak yang kehilangan kesadaran,
Disusul yang akhirnyaaa mendapatkan kesadaran,
Disusul yang mati matian menjaga kesadaran,
(kesadaran, read : hidayah)

Dan bagaimanakah cara menghadapi fitnah itu?

Dalam hadis lainnya Rasulullah bersabda:

سَتَكُونُ فِتَنٌ الْقَاعِدُ فِيهَا خَيْرٌ مِنْ الْقَائِمِ وَالْقَائِمُ فِيهَا خَيْرٌ مِنْ الْمَاشِي وَالْمَاشِي فِيهَا خَيْرٌ مِنْ السَّاعِي وَمَنْ يُشْرِفْ لَهَا تَسْتَشْرِفْهُ وَمَنْ وَجَدَ مَلْجَأً أَوْ مَعَاذًا فَلْيَعُذْ بِهِ.رواه البخاري

“Akan terjadi berbagai fitnah, maka seorang yang duduk dalam perkara itu(tidak ikut) lebih baik dari orang yang berdiri, dan yang berdiri lebih baik dari yang berjalan menyongsongnya, dan yang berjalan masih lebih baik dari yang berlari padanya, barangsiapa yang larut padanya akan terjebak, maka barangsiapa yang dapat menghindar melarikan diri darinya hendaklah dia lakukan.” [HR.Bukhari]

Subhanallah, selayaknya kita bersiap siaga.
Saya rasa tidak berlebihan jika menganggap kehidupan ini adalah peperangan yang layak untuk kita menangkan.

Dengan cara banyak banyak menyibukkan diri dengan amal sholeh dan selalu mengingat Allah. Dan jangan pernah lengah jaga hati sendiri ataupun orang lain

Dan sebenarnya yang saya mau bahas disini adalah kegelisahan penulis,
Tentang bagaimanakah "kemunafikan" bisa sinkron sama "kekafiran"

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُّعْجِبُكَ قَوْلُهٗ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَيُشْهِدُ اللّٰهَ عَلٰى مَا فِيْ قَلْبِهٖ ۙ  وَهُوَ اَلَدُّ الْخِصَامِ

"Dan di antara manusia ada yang pembicaraannya tentang kehidupan dunia mengagumkan engkau (Muhammad), dan dia bersaksi kepada Allah mengenai isi hatinya, padahal dia adalah penentang yang paling keras."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 204)

يُرِيْدُوْنَ اَنْ يُّطْفِـئُــوْا نُوْرَ اللّٰهِ بِاَ فْوَاهِهِمْ وَيَأْبَى اللّٰهُ اِلَّاۤ اَنْ يُّتِمَّ نُوْرَهٗ وَلَوْ كَرِهَ الْـكٰفِرُوْنَ

"Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, tetapi Allah menolaknya, malah berkehendak menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang kafir itu tidak menyukai."
(QS. At-Taubah 9: Ayat 32)

Manusia adalah makhluk bebas yang bisa berpikir, namun diantaranya ada manusia yang memanfaatkan "kecerdasan"nya malah untuk memecah belah atau menjauhkan manusia dari jalan Allah dengan "cover" yang terlihat sangat manis. Dan realitanya, malah mereka yang mengumpat itulah yang menyerang.

Seakan, "panas terlihat dingin, dan dingin terlihat panas"

يُخٰدِعُوْنَ اللّٰهَ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا  ۚ  وَمَا يَخْدَعُوْنَ اِلَّاۤ اَنْفُسَهُمْ  وَمَا يَشْعُرُوْنَ

"Mereka menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanyalah menipu diri sendiri tanpa mereka sadari."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 9)

Subhanallah, mereka hendak menipu Allah, tapi Allah balas tipuan mereka, sedang mereka tidak menyadari

"benar" dan "salah" Adalah kata yang paling seharusnya diperhatikan,
Sejatinya.. Kebenaran itu milik Allah, jadi apapun yang diseru tanpa ada nama Allah didalamnya tentu akan menjadi pertanyaan,

ذٰلِكَ بِاَنَّ اللّٰهَ هُوَ الْحَـقُّ وَاَنَّ مَا يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِهٖ هُوَ الْبَاطِلُ وَاَنَّ اللّٰهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيْرُ

"Demikianlah (kebesaran Allah) karena Allah, Dialah (Tuhan) Yang Hak. Dan apa saja yang mereka seru selain Dia, itulah yang batil, dan sungguh Allah, Dialah Yang Maha Tinggi, Maha Besar."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 62)

segala sesuatu gak bisa dinilai secara mentah. Atas nama fitnah yang meliputi kepentingan pribadi seperti harta,tahta,wanita. Sungguh sangat wajib diwaspadai, karena sungguh fitnah ini luar biasa. Semua ini ujian...

Tahu dr zakir naik?
Alhamdulillah, beliau diberikan kuasa dari Allah untuk mempelajari agama-agama dan menemukan keterkaitan. Dari mana? Dari lembaran-lembaran firman tuhan yang bercerai berai, sebagian masih asli dan bagian yang lain sudah diremake.

Sebenarnya tak perlu banyak membaca kitab2 itu, karena beritanya juga ada didalam alquran, subhanallah.

Jika kau menemukan suatu yang sangat berharga.. Pasti kau ingin membaginya kepada yang lain? Kau ingin berbagi rasamu, kau ingin orang lain juga mendapatkan apa yang kau dapatkan?

Maka itulah insyaallah peran dari dakwah islam,
Karena kebenaran harus diutarakan.

Tapi mengapa?
Ketika kebenaran itu mengudara,
Polusi pun mulai masuk dan hendak Merusaknya..
Ya itulah fitnah.

Yang benar dan tidak benar pun diadu. (muslim vs ucapan orang kafir, dsb)
Dan yang sudah benar pun kembali diadu kembali. (mukmin vs kemunafikan)

Bagai fitnah yang tumpang tindih.

يٰۤـاَيُّهَا الرَّسُوْلُ لَا يَحْزُنْكَ الَّذِيْنَ يُسَارِعُوْنَ فِى الْكُفْرِ مِنَ الَّذِيْنَ قَالُوْۤا اٰمَنَّا بِاَ فْوَاهِهِمْ وَلَمْ تُؤْمِنْ قُلُوْبُهُمْ  ۛ  وَمِنَ الَّذِيْنَ هَادُوْا  ۛ  سَمّٰعُوْنَ لِلْكَذِبِ سَمّٰعُوْنَ لِقَوْمٍ اٰخَرِيْنَ ۙ  لَمْ يَأْتُوْكَ ۗ  يُحَرِّفُوْنَ الْـكَلِمَ مِنْۢ بَعْدِ مَوَاضِعِهٖ ۚ  يَقُوْلُوْنَ اِنْ اُوْتِيْتُمْ هٰذَا فَخُذُوْهُ وَاِنْ لَّمْ تُؤْتَوْهُ فَاحْذَرُوْا   ۗ  وَمَنْ يُّرِدِ اللّٰهُ فِتْنَـتَهٗ فَلَنْ تَمْلِكَ لَهٗ مِنَ اللّٰهِ شَيْـئًـا ۗ  اُولٰٓئِكَ الَّذِيْنَ لَمْ يُرِدِ اللّٰهُ اَنْ يُّطَهِّرَ قُلُوْبَهُمْ  ۗ  لَهُمْ فِيْ الدُّنْيَا خِزْيٌ  ۖ  وَّلَهُمْ فِيْ الْاٰخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيْمٌ

"Wahai Rasul (Muhammad)! Janganlah engkau disedihkan karena mereka berlomba-lomba dalam kekafirannya. Yaitu orang-orang (munafik) yang mengatakan dengan mulut mereka, Kami telah beriman, padahal hati mereka belum beriman; dan juga orang-orang Yahudi yang sangat suka mendengar (berita-berita) bohong dan sangat suka mendengar (perkataan-perkataan) orang lain yang belum pernah datang kepadamu. Mereka mengubah kata-kata (Taurat) dari makna yang sebenarnya. Mereka mengatakan, Jika ini yang diberikan kepadamu (yang sudah diubah) terimalah, dan jika kamu diberi yang bukan ini, maka hati-hatilah. Barang siapa dikehendaki Allah untuk dibiarkan sesat, sedikit pun engkau tidak akan mampu menolak sesuatu pun dari Allah (untuk menolongnya). Mereka itu adalah orang-orang yang sudah tidak dikehendaki Allah untuk menyucikan hati mereka. Di dunia mereka mendapat kehinaan dan di akhirat akan mendapat azab yang besar."
(QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 41)

Bukankah Allah yang telah menciptakan manusia? Dan Allah telah berjanji dari awal adam turun Allah selalu menurunkan wahyu kepada masing2 kaum dalam suatu kurun waktu, lalu disempurnakan cahayaNya sebagai penutup zaman kepada nabi Muhammad Saw, ialah Al-Quran.

Semua telah terjadi, dari masa nabi adam hingga kini masa mileneal,

Tapi semua rasa "polusi" yang mengudara, mereka merayap merusak tatanan citra kemanusiaan. Keserakahan, keegoisan, nafsu, kekuasaan, hingga apa yang disebut dengan permainan ?

Hidup seolah mati?

dalam riwayat Abu Umamah, bahwa Abu Dzar bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Berapa jumlah persis para nabi.” Beliau menjawab:

مِائَةُ أَلْفٍ وَأَرْبَعَةٌ وَعِشْرُونَ أَلْفًا الرُّسُلُ مِنْ ذَلِكَ ثَلَاثُ مِائَةٍ وَخَمْسَةَ عَشَرَ جَمًّا غَفِيرًا

“Jumlah para nabi 124.000 orang, 315 diantara mereka adalah rasul. Banyak sekali.” (HR. Ahmad no. 22288 dan sanadnya dinilai shahih oleh al-Albani dalam al–Misykah).

Subhanallah,
Dan al quran adalah firman Allah yang terakhir turun. Adalah firman penutup zaman ini. Karena setelah ini tidak ada nabi yang akan allah utus lagi, melainkan hari kiamat yang akan Allah turunkan.

Setiap kaum telah Allah beri petunjuk, setiap zamannya.
Tapi al quran, bukan untuk kaum tertentu, melainkan untuk seluruh alam. Seluruh manusia!
Berupa peringatan dan kabar bahagia,

وَمَاۤ اَرْسَلْنَا مِنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا بِلِسَانِ قَوْمِهٖ لِيُبَيِّنَ لَهُمْ ۗ  فَيُضِلُّ اللّٰهُ مَنْ يَّشَآءُ وَيَهْدِيْ مَنْ يَّشَآءُ   ۗ  وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ

"Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya, agar dia dapat memberi penjelasan kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dia Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana."
(QS. Ibrahim 14: Ayat 4)

وَ لَقَدْ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ رُسُلًا اِلٰى قَوْمِهِمْ فَجَآءُوْهُمْ بِالْبَيِّنٰتِ فَانْتَقَمْنَا مِنَ الَّذِيْنَ اَجْرَمُوْا  ۗ  وَكَانَ حَقًّا عَلَيْنَا نَصْرُ الْمُؤْمِنِيْنَ

"Dan sungguh, Kami telah mengutus sebelum engkau (Muhammad) beberapa orang rasul kepada kaumnya, mereka datang kepadanya dengan membawa keterangan-keterangan (yang cukup), lalu Kami melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang berdosa. Dan merupakan hak Kami untuk menolong orang-orang yang beriman."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 47)

Dan pada akhir zaman ini, agama yang diterima Allah adalah islam.
Laa illa ha illaAllah..
Tiada tuhan selain Allah,

Allah SWT berfirman:

اِنَّ الدِّيْنَ عِنْدَ اللّٰهِ الْاِسْلَامُ ۗ  وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ اِلَّا مِنْۢ بَعْدِ مَا جَآءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا ۢ بَيْنَهُمْ ۗ  وَمَنْ يَّكْفُرْ بِاٰيٰتِ اللّٰهِ فَاِنَّ اللّٰهَ سَرِيْعُ الْحِسَابِ

"Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam. Tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi Kitab kecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian di antara mereka. Barang siapa ingkar terhadap ayat-ayat Allah, maka sungguh, Allah sangat cepat perhitungan-Nya."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 19)

Wallahu alam..

Tapi apakah kau tidak curiga?
Semua agama berarti sama dari Allah,
Karena setiap kaum dan masa, Allah telah utus para nabi dan rasulnya sebagai peringatan dan petunjuk, namun nyatanya banyak diantara mereka yang mengingkari dan merubah apa yang telah sampai kepada mereka,

وَلَقَدْ اَخَذَ اللّٰهُ مِيْثَاقَ بَنِيْۤ اِسْرَآءِيْلَ ۚ  وَبَعَثْنَا مِنْهُمُ اثْنَيْ عَشَرَ نَقِيْبًا  ۗ  وَقَالَ اللّٰهُ اِنِّيْ مَعَكُمْ ۗ  لَئِنْ اَقَمْتُمُ الصَّلٰوةَ وَاٰتَيْتُمُ الزَّكٰوةَ وَاٰمَنْتُمْ بِرُسُلِيْ وَعَزَّرْتُمُوْهُمْ وَاَقْرَضْتُمُ اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا لَّاُكَفِّرَنَّ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَلَاُدْخِلَـنَّكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ ۚ  فَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذٰلِكَ مِنْكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَآءَ السَّبِيْلِ

"Dan sungguh, Allah telah mengambil perjanjian dari Bani Israil dan Kami telah mengangkat dua belas orang pemimpin di antara mereka. Dan Allah berfirman, Aku bersamamu. Sungguh, jika kamu melaksanakan sholat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, pasti akan Aku hapus kesalahan-kesalahanmu, dan pasti akan Aku masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Tetapi barang siapa kafir di antaramu setelah itu, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus."
(QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 12)

فَبِمَا نَقْضِهِمْ مِّيْثَاقَهُمْ لَعَنّٰهُمْ وَجَعَلْنَا قُلُوْبَهُمْ قٰسِيَةً   ۚ  يُحَرِّفُوْنَ الْـكَلِمَ عَنْ مَّوَاضِعِهٖ ۙ  وَنَسُوْا حَظًّا مِّمَّا ذُكِّرُوْا بِهٖ ۚ  وَلَا تَزَالُ تَطَّلِعُ عَلٰى خَآئِنَةٍ مِّنْهُمْ اِلَّا قَلِيْلًا مِّنْهُمْ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاصْفَحْ   ۗ  اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ

"(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, maka Kami melaknat mereka dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka mengubah firman (Allah) dari tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian pesan yang telah diperingatkan kepada mereka. Engkau (Muhammad) senantiasa akan melihat pengkhianatan dari mereka kecuali sekelompok kecil di antara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik."
(QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 13)

وَلَتَجِدَنَّهُمْ اَحْرَصَ النَّاسِ عَلٰى حَيٰوةٍ  ۛ  وَ مِنَ الَّذِيْنَ اَشْرَكُوْا  ۛ  يَوَدُّ اَحَدُهُمْ لَوْ يُعَمَّرُ اَ لْفَ سَنَةٍ  ۚ  وَمَا هُوَ بِمُزَحْزِحِهٖ مِنَ الْعَذَابِ اَنْ يُّعَمَّرَ ۗ  وَاللّٰهُ بَصِيْرٌۢ بِمَا يَعْمَلُوْنَ

"Dan sungguh, engkau (Muhammad) akan mendapati mereka (orang-orang Yahudi), manusia yang paling tamak akan kehidupan (dunia), bahkan (lebih tamak) dari orang-orang musyrik. Masing-masing dari mereka ingin diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu tidak akan menjauhkan mereka dari azab. Dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 96)

Maka dari itu, dari segala kekurangan dari kerusakan zaman terdahulu yang disebabkan oleh "syaitan" as always.

Dan islam beserta alquran adalah cahaya yang dapat menyatukan segala pecahan yang memecah belah kebenaran dan manusia. Inilah jalan yang lurus.

Marilah rapatkan barisan, karena sungguh akhir zaman sudah kian terasa. Dan islam adalah solusi, adalah satu2nya jalan keselamatan untuk umat manusia.

وَقَالَتِ الْيَهُوْدُ لَـيْسَتِ النَّصٰرٰى عَلٰى شَيْءٍ ۖ  وَّقَالَتِ النَّصٰرٰى لَـيْسَتِ الْيَهُوْدُ عَلٰى شَيْءٍ ۙ  وَّهُمْ يَتْلُوْنَ الْكِتٰبَ ۗ  كَذٰلِكَ قَالَ الَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَ مِثْلَ قَوْلِهِمْ ۚ  فَاللّٰهُ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ فِيْمَا كَانُوْا فِيْهِ يَخْتَلِفُوْنَ

"Dan orang Yahudi berkata, Orang Nasrani itu tidak memiliki sesuatu (pegangan), dan orang-orang Nasrani (juga) berkata, Orang-orang Yahudi tidak memiliki sesuatu (pegangan), padahal mereka membaca kitab. Demikian pula orang-orang yang tidak berilmu, berkata seperti ucapan mereka itu. Maka Allah akan mengadili mereka pada hari Kiamat, tentang apa yang mereka perselisihkan."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 113)

وَمَاۤ اَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْـكِتٰبَ اِلَّا لِتُبَيِّنَ لَهُمُ الَّذِى اخْتَلَـفُوْا فِيْهِ ۙ  وَهُدًى وَّرَحْمَةً لِّـقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ

"Dan Kami tidak menurunkan Kitab (Al-Qur'an) ini kepadamu (Muhammad), melainkan agar engkau dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu, serta menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman."
(QS. An-Nahl 16: Ayat 64)

Dan masing2 diantara yang beragama itu berselisih, padahal telah terang dan jelas datang penjelasan atau solusi diantara pertikaian diantara mereka, semua hal difitnah.

Bahkan kebaikan serasa relatif, TIDAK!
katakanlah, bahwa kebenaran itu milik Allah.

Bahkan diantara umat muslim juga berselisih,
Masyaallah.

Fitnah yang tumpang tindih.

فَاِنْ حَآ جُّوْكَ فَقُلْ اَسْلَمْتُ وَجْهِيَ لِلّٰهِ وَمَنِ اتَّبَعَنِ  ۗ  وَقُلْ لِّلَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ وَالْاُمِّيّٖنَ ءَاَسْلَمْتُمْ  ۗ  فَاِنْ اَسْلَمُوْا فَقَدِ اهْتَدَوْا  ۚ  وَاِنْ تَوَلَّوْا فَاِنَّمَا عَلَيْكَ الْبَلٰغُ  ۗ  وَاللّٰهُ بَصِيْرٌۢ بِالْعِبَادِ

"Kemudian jika mereka membantah engkau (Muhammad) katakanlah, Aku berserah diri kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku. Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi kitab dan kepada orang-orang buta huruf, Sudahkah kamu masuk Islam? Jika mereka masuk Islam, berarti mereka telah mendapat petunjuk, tetapi jika mereka berpaling, maka kewajibanmu hanyalah menyampaikan. Dan Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 20)

لَاۤ اِكْرَاهَ فِى الدِّيْنِ  ۗ  قَدْ تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ  ۚ  فَمَنْ يَّكْفُرْ بِالطَّاغُوْتِ وَيُؤْمِنْۢ بِاللّٰهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقٰى لَا انْفِصَامَ لَهَا  ۗ  وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ

"Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam), sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barang siapa ingkar kepada Tagut dan beriman kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang (teguh) pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 256)

Subhanallah, segala sesuatu yang terjadi selayaknya menjadi wadah untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah dan lagi lagi menjadi pelajaran untuk senantiasa memperbaiki diri dan akhlak untuk menjadi manusia yang sebenar-benarnya, bukan menjadi manusia yang berkawan dengan kebatilan.

Islam tidak pernah memaksa, tapi selayaknya kita sebagai umat islam tetap berkasih sayang senagai sesama umat manusia, karena kenikmatan hidup yang paling mewah adalah nikmat islam dan iman, subhanallah.

اَفَغَيْرَ اللّٰهِ اَبْتَغِيْ حَكَمًا وَّهُوَ الَّذِيْۤ اَنْزَلَ اِلَيْكُمُ الْـكِتٰبَ مُفَصَّلاً    ۗ  وَالَّذِيْنَ اٰتَيْنٰهُمُ الْـكِتٰبَ يَعْلَمُوْنَ اَنَّهٗ مُنَزَّلٌ مِّنْ رَّبِّكَ بِالْحَـقِّ فَلَا تَكُوْنَنَّ مِنَ الْمُمْتَرِيْنَ

"Pantaskah aku mencari hakim selain Allah, padahal Dialah yang menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu secara rinci? Orang-orang yang telah Kami beri Kitab mengetahui benar bahwa (Al-Qur'an) itu diturunkan dari Tuhanmu dengan benar. Maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang ragu."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 114)

وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ صِدْقًا وَّعَدْلاً   ۗ  لَا مُبَدِّلَ لِكَلِمٰتِهٖ  ۚ  وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

"Dan telah sempurna firman Tuhanmu (Al-Qur'an) dengan benar dan adil. Tidak ada yang dapat mengubah firman-Nya. Dan Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 115)

وَمَنْ يَّبْتَغِ غَيْرَ الْاِسْلَامِ دِيْنًا فَلَنْ يُّقْبَلَ مِنْهُ  ۚ  وَهُوَ فِى الْاٰخِرَةِ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ

"Dan barang siapa mencari agama selain Islam, dia tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang yang rugi."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 85)

Lalu bagaimanakah semua ini terjadi?
Subhanallah, Allah maha mengetahui sedang kita tidak.  Selayaknya kita bersyukur karena pelajaran demi pelajaran dan nikmat demi nikmat yang menghujani dada sungguh sangat berharga.

Disamping pertikaian dan fitnah yang kian menghujam berat dan tak berkesudahan bahkan malah makin bertambah, sebenarnya itulah wadah yang kita butuhkan, itu bukan sebuah musibah, melainkan sebuah ujian yang insyaallah menjadi sebuah kebaikan namun bagi orang mukmin.

Karena musibah yang sebenarnya adalah kehilangan Allah. Karena sungguh, bahkan harapanpun telah padam jika engkau telah menghilangkan hidayahnya.

Entah karena dosa - dosa?

Keserakahan? Hawa nafsu? Ketidak syukuran?

Allahu akbar, lindungi kami dari kebodohan dan dari orang orang zalim... Dan juga orang-orang kafir.

قُلْ نَزَّلَهٗ رُوْحُ الْقُدُسِ مِنْ رَّبِّكَ بِالْحَـقِّ  لِيُثَبِّتَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَهُدًى وَّبُشْرٰى لِلْمُسْلِمِيْنَ

"Katakanlah, Ruhulqudus (Jibril) menurunkan Al-Qur'an itu dari Tuhanmu dengan kebenaran, untuk meneguhkan (hati) orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang yang berserah diri (kepada Allah)."
(QS. An-Nahl 16: Ayat 102)

وَقُلْ لِّـلَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ اعْمَلُوْا عَلٰى مَكَانَتِكُمْ ۗ  اِنَّا عٰمِلُوْنَ

"Dan katakanlah (Muhammad) kepada orang yang tidak beriman, Berbuatlah menurut kedudukanmu, kami pun benar-benar akan berbuat,"
(QS. Hud 11: Ayat 121)
Allah SWT berfirman:

وَانْـتَظِرُوْا   ۚ  اِنَّا مُنْتَظِرُوْنَ

"dan tunggulah, sesungguhnya kami pun termasuk yang menunggu."
(QS. Hud 11: Ayat 122)

Ya allah.. Lindungilah kami dari keburukan yang mengintai kami, dari segala fitnah yang diam-diam atau yang terang terangan menyelinap memasuki ruang hidup kami.

Sesungguhnya kami adalah manusia yang tidak mengerti, betapa engkau sangat merahmati kami, sehingga kami dapat hidup selama ini dan belajar akan banyak hal dan saling mengenal akan beragam perbedaan,

Kami tidak takut ya Allah, asalkan jika bersama denganMu. Bantukanlah kami ya Allah...

قَدْ كَانَتْ لَـكُمْ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِيْۤ اِبْرٰهِيْمَ وَالَّذِيْنَ مَعَهٗ ۚ  اِذْ قَالُوْا لِقَوْمِهِمْ اِنَّا بُرَءٰٓ ؤُا مِنْكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۖ  كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةُ وَالْبَغْضَآءُ اَبَدًا حَتّٰى تُؤْمِنُوْا بِاللّٰهِ وَحْدَهٗۤ اِلَّا قَوْلَ اِبْرٰهِيْمَ لِاَبِيْهِ لَاَسْتَغْفِرَنَّ لَـكَ وَمَاۤ اَمْلِكُ لَـكَ مِنَ اللّٰهِ مِنْ شَيْءٍ   ۗ  رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَاِلَيْكَ اَنَـبْنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ

"Sungguh, telah ada suri teladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengannya, ketika mereka berkata kepada kaumnya, Sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah, kami mengingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu ada permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja, kecuali perkataan Ibrahim kepada ayahnya, Sungguh, aku akan memohonkan ampunan bagimu, namun aku sama sekali tidak dapat menolak (siksaan) Allah terhadapmu. (Ibrahim berkata), Ya Tuhan kami, hanya kepada Engkau kami bertawakal dan hanya kepada Engkau kami bertobat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali,"
(QS. Al-Mumtahanah 60: Ayat 4)

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَاغْفِرْ لَـنَا رَبَّنَا   ۚ  اِنَّكَ اَنْتَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami, ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkau Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana."
(QS. Al-Mumtahanah 60: Ayat 5)

Wallahu alam,

Kebenaran milik Allah,
Dan kesalahan milik saya pribadi.

Mohon maaf atas segala kekurangan,semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum wr. Wb.
💞💞💞💞

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Realitas dan Idealisme

Arah

Indonesia tanpa pacaran