Kid Zaman Now

/Kid Zaman Now/
.
.
Kid Zaman Now, atau anak zaman sekarang ini seakan dipinggirkan dan dikriminalkan, seolah ialah anak malpraktek hasil zaman mileneal bernuansa "micin"

Padahal inilah generasi yang harus terus kita perjuangkan keberadaannya dengan menjunjung karakter dan integritas diri yang harus senantiasa kita tanamkan agar dapat tumbuh menjadi generasi yang kuat dan tahan "godaan" atas maraknya kerusakan moral yang sudah makin terasa di era ini

Tidak banyak yang harus dilakukan, hanya sedikit yang dapat kita lakukan karena pada akhirnya semua akan kembali pada mereka. Selayaknya kita dapat memberikan arahan dan percontohan yang wajib mereka dapatkan, dan sisanya biar Allah yang tunjukkan jalan pada mereka

Nilai nilai islam, adalah yang paling awal untuk menjadi udara yang senantiasa mereka hirup. Dan keimanan adalah landasan dan akar yang akan senantiasa menguatkan dan menjadi pondasi dan filter dari hal yang masuk kedalam tubuh mereka

Dan saat mereka keluar sana, mereka akan banyak menemukan perbedaan yang menjadi perbandingan mereka tentang apa yang mereka dapat didalam dan diluar. Ketidak idealan ini yang akan menjadi bumbu-bumbu "kritisi" yang akan senantiasa mereka pertanyakan tentang kebenarannya

Itulah peran kita sebagai fasilitator untuk kembali menerangkan, karena semua jawabannya tentu sudah tertera dalam Quran
Itulah nilai quran yang selayaknya bisa kita semai meski hanya dalam keseharian

Pemahaman akan agama adalah hal yang terpenting, agar mereka dapat memahami dan menerima dengan sepenuh hati

Perlahan mereka akan memahami tentang segala pertanyaan mereka bahwa sudah sangat jelas tertera dalam sebuah kitab yang sudah berusia lebih dari 1400tahun

Itulah kehidupan yang layak mereka terima. Bukan kehidupan mentah hasil erosi zaman yang tak terkondisikan dan tak tersaring

Hidup mereka bukan tentang orang lain yang mengubah mereka. Namun, tentang kemanfaatan mereka yang mengubah orang lain menjadi lebih bermanfaat

Mereka terlahir bukan untuk diubah dunia,
Tapi mereka lahir untuk mengubah dunia,

Anak manusia adalah harapan 💚
.
.

Allah swt berfirman :

لَاۤ اِكْرَاهَ فِى الدِّيْنِ  ۗ  قَدْ تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ  ۚ  فَمَنْ يَّكْفُرْ بِالطَّاغُوْتِ وَيُؤْمِنْۢ بِاللّٰهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقٰى لَا انْفِصَامَ لَهَا  ۗ  وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ

"Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam), sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barang siapa ingkar kepada Tagut dan beriman kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang (teguh) pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 256)

Allah SWT berfirman:

فَقَالُوْا عَلَى اللّٰهِ تَوَكَّلْنَا  ۚ  رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّـلْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ

"Lalu mereka berkata, Kepada Allah-lah kami bertawakal. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi kaum yang zalim,"
(QS. Yunus 10: Ayat 85)

وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ  الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ

"dan selamatkanlah kami dengan rahmat-Mu dari orang-orang kafir."
(QS. Yunus 10: Ayat 86)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Realitas dan Idealisme

Arah

Indonesia tanpa pacaran