Belajar yakin dan jangan ragu

Assalamualaikum wr. Wb.
Selamat sore.. Semoga kelimpahan rahmat dari Allah swt selalu tercurahkan, sholawat dan salam juga kita hanturkan kepada nabi Muhammad Saw beserta para sahabat.

Alhamdulillah... Atas rahmat Allah, kali ini saya mau sharing kembali tentang yakin dan ragu.

Iman itu artinya yakin, atau meyakini. Lawan kata dari yakin adalah ragu. Atau meragukan.

Sebelumnya saya mau sedikit cerita,

Kalian pernah nonton film horror?

Gimana? Serem ya? Apa sih yang bikin serem?

Kadang saya bingung kalau lagi nnton di bioskop.. Saat saya nnton film horror, saya bertanya. Apakaha saya takut sama hantu?

Saya lempar tanya, Saya itu kaget (karena sound effect) atau  saya takut (karena wajah hantunya serem2)

Ternyata saya itu bukan takut, tapi lebih ke kaget... Karena saya lebih baik menutup telinga saya namun tetap terus menonton hingga akhir. Soalnya kalau kita tutup mata dan masih denger suara2 itu. Malah bikin kita tambah takut.

Makin kita dengar suaranya, makin membuat takut untuk membuka mata dan berakhir kita gak dapet apa2 dari film itu.. Ya kita cuma ketakutan aja..

Sebenarnya film horror itu pembodohan banget. Bikin kita takut sama hal2 yang harusnya kita lawan. Bikin lemah. Film horror itu kaya secara gak langsung, "cuci otak" kita buat takut sama syaitan yang harusnya kita lawan. Bikin keyakinan kita lemah.

Itu pertama, terus saya berpikir... (sharing aja ya)

Coba pikir deh.. Pikirin diri kalian  lagi di suatu tempat yang gelap dan sendirian, terus muncul lah goda2an syaitan dan kalian baca2 surat an nas dengan ketakutan. Apakah bisa untuk mengusir gangguan dan godaan syaitan itu?

Saat kamu baca suatu surat sebagai perisai atau bahkan pedang tapi kamu gak yakin dan gak berani apakah tepat sasaran doa2 kamu itu untuk menangani gangguan atau godaan syaitan?

Ada orang yang baca  sampe satu atau dua surat, syaitan masih gangguin. Tapi ada orang yang baca auzubillahi minasyaitan nirrajim aja langsung kabur syaitannya?

Karena apa?
Karena yakin! Dan disitulah allah kaya nurunin rahmatNya. Lewat ayat2Nya dan lewat hati dan keyakinan hamba2Nya.

"aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk"

Pas ngomong gitu etapi kitanya masih aja takut. Berarti kita gak yakin dong kalo Allah jagain kita? Yhhaaa... Wkwkw..

Gak boleh gitu.. Belajar yakin sama Allah.

Yang buat doa jadi powerfull adalah keyakinan yang kita iringi didalamnya.

Godaan syaitan.. Berupa suara2... Atau godaan2 visual sebenarnya gak ngefek buat kita. Sama sekali nggak. Syaitan tuh gak punya kuasa. Untuk mendatangkan apapun kedalam hidup kita. Asalkan.... Kita berpegang teguh sama Allah. Syaitan itu penipu aja. Yang pandai dalam menipu!!!

Yang paling penting itu iman... Keyakinan kita sama Allah. Itu yang paling penting.

Powerfull banget!

Tapi kalau kita ragu... Itu kaya gak ada efeknya.

Jadi bagi mereka orang2 yang gak beriman wajar kalau gak merasa tentang kuasa Allah. Tentang keajaiban ayat2Nya. Karena mereka (hati) sudah mati.

Apakah sama orang yang melihat dengan yang buta?

Apakah sama orang yang membuka matanya dan menutup matanya (di bioskop when nonton film horror)?

Yang satu matanya ditutup... Gelap aja.. Dia gak tahu apa2.. Yang dia tahu dia cuma ketakutan aja.

Yang satu matanya dibuka... dan pendengarannya terjaga dari suara2 atau godaan syaitan. Lalu apa yang ia takutkan?

Ia hanya melihat semua itu hanyalah menjadi sebuah tontonan.
Gak ada serem2nya. Kaya cuma orang muka hancur yang di zoom in.

Dan kesimpulannya yang kita takutin itu adalah "wajah yang buruk rupa"????

*kalau gitu mah sereman muka saya kalo begadang 3 hari ngerjain skripsi kayanya hehehehe...

Sebenarnya ketakutan itu kita yang ciptakan.
Ketakutan itu gak ada.

Kadang kita lebih yakin ke "Takutnya ketimbang beraninya"

Sekalipun kita memiliki rasa takut seharusnya yang kita takutin itu Allah. Itu jauh lebih baik. Takut sama Allah itu iman. Dan bikin aman.

Allah SWT berfirman:

اِنَّمَا ذٰلِكُمُ الشَّيْطٰنُ  يُخَوِّفُ اَوْلِيَآءَهٗ ۖ  فَلَا تَخَافُوْهُمْ وَخَافُوْنِ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

"Sesungguhnya mereka hanyalah setan yang menakut-nakuti (kamu) dengan teman-teman setianya, karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu orang-orang beriman."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 175)

اِنَّهٗ لَـيْسَ لَهٗ سُلْطٰنٌ عَلَى الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَلٰى رَبِّهِمْ  يَتَوَكَّلُوْنَ

"Sungguh, setan itu tidak akan berpengaruh terhadap orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhan."
(QS. An-Nahl 16: Ayat 99)

Manusia itu lemah... Tapi Allah Maha menolong hambaNya. Tapi Allah Maha berkuasa atas segala sesuatu. Allah adalah pelindung hambaNya. Tidak ada satupun kejadian di bumi yang Allah gak tahu, percaya kan? Yakini sepenuh hati.

Dan lawan dari yakin adalah ragu...
Dan ragu ini adalah refleksi dari yang ada dalam diri kita berupa, "ketidak tahuan kita, kesombongan kita, kebodohan kita, nafsu kita, keinginan kita". Plus dibumbuin sama yang bersembunyi dalam dada.

Allah SWT berfirman:

وَالَّذِيْنَ سَعَوْا  فِيْۤ اٰيٰتِنَا مُعٰجِزِيْنَ اُولٰٓئِكَ اَصْحٰبُ الْجَحِيْمِ

"Tetapi orang-orang yang berusaha menentang ayat-ayat Kami dengan maksud melemahkan (kemauan untuk beriman), mereka itu adalah penghuni-penghuni Neraka Jahim."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 51)

وَمَاۤ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَّسُوْلٍ وَّلَا نَبِيٍّ اِلَّاۤ اِذَا تَمَنّٰٓى اَلْقَى الشَّيْطٰنُ فِيْۤ اُمْنِيَّتِهٖ  ۚ  فَيَنْسَخُ اللّٰهُ مَا يُلْقِى الشَّيْطٰنُ ثُمَّ يُحْكِمُ اللّٰهُ اٰيٰتِهٖ  ۗ  وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ

"Dan Kami tidak mengutus seorang rasul dan tidak (pula) seorang nabi sebelum engkau (Muhammad), melainkan apabila dia mempunyai suatu keinginan, setan pun memasukkan godaan-godaan ke dalam keinginannya itu. Tetapi Allah menghilangkan apa yang dimasukkan setan itu. dan Allah akan menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana,"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 52)
Allah SWT berfirman:

لِّيَجْعَلَ مَا يُلْقِى الشَّيْطٰنُ فِتْـنَةً لِّـلَّذِيْنَ فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌ وَّالْقَاسِيَةِ قُلُوْبُهُمْ  ۚ  وَ اِنَّ الظّٰلِمِيْنَ لَفِيْ شِقَاقٍۭ بَعِيْدٍ


"Dia (Allah) ingin menjadikan godaan yang ditimbulkan setan itu sebagai cobaan bagi orang-orang yang dalam hatinya ada penyakit dan orang yang berhati keras. Dan orang-orang yang zalim itu benar-benar dalam permusuhan yang jauh,"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 53)


وَّلِيَـعْلَمَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ اَنَّهُ الْحَـقُّ مِنْ رَّبِّكَ فَيُؤْمِنُوْا بِهٖ فَـتُخْبِتَ لَهٗ قُلُوْبُهُمْ  ۗ  وَاِنَّ اللّٰهَ لَهَادِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ

"dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu meyakini bahwa (Al-Qur'an) itu benar dari Tuhanmu, lalu mereka beriman dan hati mereka tunduk kepada-Nya. Dan sungguh, Allah pemberi petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 54)


وَلَا يَزَالُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فِيْ مِرْيَةٍ مِّنْهُ حَتّٰى تَأْتِيَهُمُ  السَّاعَةُ بَغْتَةً اَوْ يَأْتِيَهُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَقِيْمٍ

"Dan orang-orang kafir itu senantiasa ragu mengenai hal itu (Al-Qur'an), hingga saat (kematiannya) datang kepada mereka dengan tiba-tiba, atau azab hari Kiamat yang datang kepada mereka."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 55)

Jadi jangan pernah ragu sama ayat-ayatNya Allah! Semangat! Sabar atas perkataan orang2 kafir sungguh mereka cs sama syaitan.. Mereka gak henti2nya menyesatkan dan ingin melemahkan ayat2Nya Allah. Mereka hendak menipu tapi mereka gak tahu kalau Allah balas tipuan mereka. Subhanallah... Maha suci Allah. Maha adil.

Allah SWT berfirman:

وَاِنْ تُطِعْ اَكْثَرَ مَنْ فِى الْاَرْضِ يُضِلُّوْكَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۗ   اِنْ يَّتَّبِعُوْنَ اِلَّا الظَّنَّ وَاِنْ هُمْ اِلَّا يَخْرُصُوْنَ

"Dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Yang mereka ikuti hanya persangkaan belaka dan mereka hanyalah membuat kebohongan."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 116)

Peran kita sebagai muslim, ya karena tindakan "mereka" itulah yang membuat kita semakin yakin. Karena mereka selalu dibicarakan didalam Quran. Dan Allah Maha bijaksana lagi Maha mengetahui.

Lakukan tugas kita masing2. Sesuai dengan identitas kita dan berlepas diri lah dari hal2 yang membuat kita lalai.

Allah SWT berfirman:

قُلْ يٰقَوْمِ اعْمَلُوْا عَلٰى  مَكَانَتِكُمْ اِنِّيْ عَامِلٌ ۚ  فَسَوْفَ تَعْلَمُوْنَ ۙ  مَنْ تَكُوْنُ لَهٗ  عَاقِبَةُ الدَّارِ ۗ  اِنَّهٗ لَا يُفْلِحُ الظّٰلِمُوْنَ

"Katakanlah (Muhammad), Wahai kaumku! Berbuatlah menurut kedudukanmu, aku pun berbuat (demikian). Kelak kamu akan mengetahui, siapa yang akan memperoleh tempat (terbaik) di akhirat (nanti). Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak akan beruntung."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 135

Buang keraguan!! Pegang erat alquran. Pegang erat Allah biarkan Allah yang menjagamu... Insyaallah..

Selamat berjuang! Semangat!

Mohon maaf atas kekurangan jika ada yang baik itu datangnya dari Allah jika ada kesalahan datangnya dari saya pribadi,  semoga manfaat...

Wassalamualaikum wr. Wb.

Allah SWT berfirman:

وَلَوْ اَنَّ اَهْلَ الْقُرٰٓى اٰمَنُوْا وَاتَّقَوْا لَـفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكٰتٍ  مِّنَ السَّمَآءِ وَالْاَرْضِ وَلٰـكِنْ كَذَّبُوْا فَاَخَذْنٰهُمْ بِمَا  كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ

"Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 96)

اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ اِذَا ذُكِرَ اللّٰهُ وَجِلَتْ قُلُوْبُهُمْ وَاِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ اٰيٰتُهٗ زَادَتْهُمْ اِيْمَانًا وَّعَلٰى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُوْنَ  

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal,"
(QS. Al-Anfal 8: Ayat 2)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Realitas dan Idealisme

Arah

Indonesia tanpa pacaran