Allah Maha Lembut terhadap hamba-hambaNya

Assalamualaikum wr. Wb.
Selamat sore.. Semoga kelimpahan rahmat dari Allah swt selalu tercurahkan, sholawat dan salam juga kita hanturkan kepada nabi Muhammad Saw beserta para sahabat.

Kali ini saya mau cerita aja.. Hehe..

Saat kamu merasa didunia ini gak ada satu pun manusia yang memenuhi ekspektasi kamu. Yang bisa jadi tempat sandaran. Yang bisa kamu sandarkan segala harapanmu. Yang gak pernah menyalahi tentang keinginanmu. Yang selalu mendengarkanmu walaupun yang diceritain dosa2 semua atau mengeluhkan hal2 yang gak enak. Yang tetap sayang no matter what. Yang selalu ada saat kita butuh.

Berarti kita lagi rindu Allah.. Atau Allah lagi rindu kita.

Dulu ngerasa banget, nanya2 gitu.
Allah kenapa gini sih.. Allah kenapa gitu sih..

Allah SWT berfirman:

سَنُرِيْهِمْ اٰيٰتِنَا فِى الْاٰفَاقِ وَفِيْۤ اَنْفُسِهِمْ حَتّٰى يَتَبَيَّنَ لَهُمْ اَنَّهُ الْحَـقُّ   ۗ  اَوَلَمْ يَكْفِ بِرَبِّكَ اَنَّهٗ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيْدٌ

"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kebesaran) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur'an itu adalah benar. Tidak cukupkah (bagi kamu) bahwa Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?"
(QS. Fussilat 41: Ayat 53)

Mungkin itu adalah proses pengenalan, sampai sekarang masih juga sih. Karena manusia terbatas banget.

Tapi waktu zaman jahiliyah.. Pas masa nol2nya. Saat tahu sedikit akan Allah tuh kaya sebel hehe.. Sempat salah paham juga tentang Allah, astagfirullah al adzim

Jujur dari kecil saya itu... Susah banget diatur. Maunya bikin peraturan sendiri dan nuntut keadilan gitu. "kalau saya harus ikutin aturan dia, dia juga harus ikutin aturan saya. Apa yang membuat dia hebat, sehingga saya harus patuh? "

Nah gitu.. Bawaannya gak taat aja. Apa aja dilawan, gak suka didikte. Tahu jack sparrow? Nah.. Rasanya kaya gitu. Wkwwk. Jack sparrow dapat hidayah (insyaallah)

Dulu saya itu gak percayaan sama apa aja. Sama orang apalagi. Susah percaya gitu.

Pas tahu akan Allah.. Awal2 bete kan. Kenapa gak boleh gini. Gak boleh gitu. Bebel. Susah.

Tapi, ingat ya.. Kita itu cuma debu. Kita cuma hamba. Kalau kita mau dapat sesuatu. Kita harus usaha sesuai tempat kita. Harus taat dulu. Dan caranya Allah bikin saya hancurin kesombongan itu luar biasa banget. Sangat strategis dan terukur. Berkali kali kali kali kali.

Allah SWT berfirman:

وَلِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ  ۗ  وَكَفٰى بِاللّٰهِ وَكِيْلًا


"Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di Bumi. Cukuplah Allah sebagai pemeliharanya."
(QS. An-Nisa' 4: Ayat 132)

Sampe saya nyerah. Dan ketemu. Kalau emang benar. Cukuplah Allah. Cukuplah Allah.

Katanya...luka dalam kehidupan itu mendorong kita untuk semakin kuat dan maju. Dan luka itu diperoleh dari ujian dari Allah.. Allah menguji kita, biar kita makin bertambah gitu. Allah hendak mengajarkan kita dari apa yang kita gak ketahui.
Allah SWT berfirman:

فَاَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَيُوَفِّيْهِمْ اُجُوْرَهُمْ وَ يَزِيْدُهُمْ مِّنْ فَضْلِهٖ ۚ  وَاَمَّا الَّذِيْنَ اسْتَـنْكَفُوْا وَاسْتَكْبَرُوْا فَيُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا اَ لِيْمًا  ۙ  وَّلَا يَجِدُوْنَ لَهُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ وَلِيًّا وَّلَا نَصِيْرًا

"Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Allah akan menyempurnakan pahala bagi mereka dan menambah sebagian dari karunia-Nya. Sedangkan orang-orang yang enggan (menyembah Allah) dan menyombongkan diri, maka Allah akan mengazab mereka dengan azab yang pedih. Dan mereka tidak akan mendapatkan pelindung dan penolong selain Allah."
(QS. An-Nisa' 4: Ayat 173)

Allah itu peduli banget sama makhluknya, sebenarnya bahasa alquran itu fix banget untuk manusia. Allah maha tahu hamba2Nya.

Allah SWT berfirman:

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُّجَادِلُ فِى اللّٰهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَّلَا هُدًى وَلَا كِتٰبٍ مُّنِيْرٍ

"Dan di antara manusia ada yang berbantahan tentang Allah tanpa ilmu, tanpa petunjuk, dan tanpa Kitab (wahyu) yang memberi penerangan,"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 8)

ثَانِيَ عِطْفِهٖ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ   ۗ  لَهٗ فِى الدُّنْيَا خِزْيٌ وَّنُذِيْقُهٗ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ عَذَابَ الْحَرِيْقِ

"sambil memalingkan lambungnya (dengan congkak) untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Dia mendapat kehinaan di dunia dan pada hari Kiamat Kami berikan kepadanya rasa azab neraka yang membakar."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 9)

Contoh.. Ada anak kecil. Gak bisa ngapa2in tapi dia mau jalan kaki di aspal, padahal matahari lagi terik teriknya. Terus dia mau jalan sendirian tanpa pendamping dengan emas yang melingkar dilehernya.
Kadang orang tuanya, ngasih tahu si anak kan.. Pake sendal dulu ka. Nanti kakinya melepuh.. Sabar ya.. Nanti perginya sama ayah.. Atau orangtuanya ambil dulu emasnya untuk dijaga.

Nah.. Tapi anak kecilnya kan gak ngerti. Ngertinya apa?
Orang tuanya ribet lah.. Ngatur2 lah, gak sabar dia.. Terus ngerasa gak disayang karena barang2nya diambil. Ya dia bisanya ngambekkk aja. Karena dia gak tahu. (padahal barang2 itu pemberian ortunya juga ya)

Terkadang orang tuanya kasih penjelasan dgn penuh "keilmuan"gitu. Tapi yang namanya anak kecil. Emang dia bisa ngerti? Emang dia bisa dengar? Emang dia dengerin? Kan enggak. Dia mah nangis aja.. Apalagi kalau lihat teman2nya udah pada jalan duluan.

Kadang orangtuanya itu kasih ancaman, "kalo gak pake sendal.. Nanti uang sakunya diambil. Nanti dihukum bla bla"

Nah itukan orang tua... Manusia, apalagi Allah.

Kita itu lebih gak tahu apa apa. Daripada anak kecil itu. Subhanallah, Allah itu pencipta kita dan Allah berkali kali lipat lebih tinggi ketimbang apapun yang ada di dunia, dia lebih tahu akan kita. Dia lebih memahami kita, ketimbang diri kita sendiri. Keep husnuzan ke Allah. Jaga Allah dalam hati kita.

Allah kalau kasih kita sesuatu, pasti baik. Ingin menyucikan kita, kaya mau mengeluarkan sesuatu yang gak baik. Biar kita sehat. Biar kita bahagia. Biar kita gak tersesat.

Allah sayang sama kita, Allah itu dekat. Dan gak pernah jauh dari hambaNya. Segimanapun si hamba memberi jarak dengan dosa2Nya. Tapi Allah gak pernah berhenti buat kasih tahu kita yang benar. Pokoknya Allah itu the best banget. Paling baik. Yaa karim...

Dibalik ayat2Nya Allah semua itu kaya ada maksudnya. Saat ayat itu dibacain ke kita. Kaya kita tuh dapat sesuatu gitu. Karena ayat itu emang untuk kita.

Allah kasih ancaman ke kita...Tiba2 bertanya mengapa Allah azabNya pedih banget padahal katanya Allah itu maha penyayang?

Tapi mengapa Allah juga mengatakan dengan satu kali istigfar gugur semua dosa2 kita? Kenapa?

Allah itu tahu tabiat kita, tahu kalau kita cepet galau. Kalau kita latahan. Tahu kalau kita tuh manusia... Lemah.

Allah menarik kita supaya kita sadar. Pokoknya Allah lebih mengetahui...

Karena Allah sayang sama kita. Mau yang terbaik untuk kita. Allah gak rela kalau kita lebih dekat sama syaitan daripada Sama Allah. Allah gak ridha kalau perilaku kita sama kaya makhluk yang sangat durhaka sama Allah.

Lalu apa ancaman itu sebenarnya gak nyata?

Subhanallah.. Maha benar Allah dengan segala firmanNya. Ancaman itu nyata, sebagai pelajaran. Makanya kita harus taat. Kita harus lawan. Ini sebenarnya kita lagi jihad. Perang lawan hal hal yang kasat mata. Yang secara gak langsung mematikan hati kita perlahan lahan.

Saat orang tua bilang, "mamah ambil yah uang jajan kamu sebulan"

Biar anak itu kapok dan gak mengulang kesalahan yang diperbuat oleh tangannya sendiri sehingga kesalahan itu juga yang merugikan diri si anak sendiri kan?

Tapi kalau anak nya tobat. Nurut.. Saya yakin kok uang jajannya malah ditambahin. Hehe.. Apalagi kalau kitanya meminta ke orang tua dengan bahasa yang baik. Orang tua itu sayang sama kita. Dan Allah lebih sayang lagi.... Jauh lebih sayang..

Allah SWT berfirman:

اَحَسِبَ النَّاسُ اَنْ يُّتْرَكُوْۤا اَنْ يَّقُوْلُوْۤا اٰمَنَّا وَهُمْ لَا  يُفْتَـنُوْنَ

"Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, Kami telah beriman dan mereka tidak diuji?"
(QS. Al-'Ankabut 29: Ayat 2)

يٰۤـاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّ وَعْدَ اللّٰهِ حَقٌّ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيٰوةُ  الدُّنْيَا ۗ وَلَا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللّٰهِ الْغَرُوْرُ
"Wahai manusia! Sungguh, janji Allah itu benar, maka janganlah kehidupan dunia memerdayakan kamu dan janganlah (setan) yang pandai menipu, memerdayakan kamu tentang Allah."
(QS. Fatir 35: Ayat 5)

Sebenarnya Allah itu pengertian banget sama hamba2Nya. Dia tahu kalau hambaNya pasti susah di bumi. Pasti hambaNya banyak cobaan, tapi Allah merubah cobaan itu malah sebagai pahala untuk kita. Syaitan kan mau jerumusin kita, tapi syaitan itu sebenarnya gak ngefek.

Allah SWT berfirman:

لِّيَجْعَلَ مَا يُلْقِى الشَّيْطٰنُ فِتْـنَةً لِّـلَّذِيْنَ فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌ وَّالْقَاسِيَةِ قُلُوْبُهُمْ  ۚ  وَ اِنَّ الظّٰلِمِيْنَ لَفِيْ شِقَاقٍۭ بَعِيْدٍ
"Dia (Allah) ingin menjadikan godaan yang ditimbulkan setan itu sebagai cobaan bagi orang-orang yang dalam hatinya ada penyakit dan orang yang berhati keras. Dan orang-orang yang zalim itu benar-benar dalam permusuhan yang jauh,"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 53)


وَّلِيَـعْلَمَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ اَنَّهُ الْحَـقُّ مِنْ رَّبِّكَ فَيُؤْمِنُوْا بِهٖ فَـتُخْبِتَ لَهٗ قُلُوْبُهُمْ  ۗ  وَاِنَّ اللّٰهَ لَهَادِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ
"dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu meyakini bahwa (Al-Qur'an) itu benar dari Tuhanmu, lalu mereka beriman dan hati mereka tunduk kepada-Nya. Dan sungguh, Allah pemberi petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 54)


وَلَا يَزَالُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فِيْ مِرْيَةٍ مِّنْهُ حَتّٰى تَأْتِيَهُمُ  السَّاعَةُ بَغْتَةً اَوْ يَأْتِيَهُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَقِيْمٍ

"Dan orang-orang kafir itu senantiasa ragu mengenai hal itu (Al-Qur'an), hingga saat (kematiannya) datang kepada mereka dengan tiba-tiba, atau azab hari Kiamat yang datang kepada mereka."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 55)

Ada kata2 dari ustadz adi kalau gak salah, "kalau kita gak bisa bersaing sama para orang soleh dalam beramal dan berbuat kebajikan bersainglah bersama para pendosa yang senantiasa memohon ampunan kepada Allah"

Gimana kalau kita ambil yang baik2 dari keduanya aja.. Mohon ampun sambil amal soleh. Kadang yang udah beramal pun, niatnya suka kebelok2. Susah bener.... Kalau kita cuma mohon ampun tapi gak mau beramal soleh kita dapat apa? Hidup kita kurang manfaatnya.
Allah SWT berfirman:

حُنَفَآءَ لِلّٰهِ غَيْرَ مُشْرِكِيْنَ بِهٖ ۗ  وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَكَاَنَّمَا  خَرَّ مِنَ السَّمَآءِ فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ اَوْ تَهْوِيْ بِهِ الرِّيْحُ فِيْ  مَكَانٍ سَحِيْقٍ

"(Beribadahlah) dengan ikhlas kepada Allah tanpa menyekutukan-Nya. Barang siapa menyekutukan Allah, maka seakan-akan dia jatuh dari langit lalu disambar oleh burung atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 31)

Setidak2nya kita berusaha lah.. Balasan itu cuma disisi Allah. Sebisa mungkin. Seikhlas mungkin. Insyaallah...

اَللّٰهُ لَطِيْفٌۢ بِعِبَادِهٖ يَرْزُقُ مَنْ يَّشَآءُ ۚ  وَهُوَ الْقَوِيُّ الْعَزِيْزُ

"Allah Maha Lembut terhadap hamba-hamba-Nya; Dia memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Dia Maha Kuat, Maha Perkasa."
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 19)


وَاذْکُرُوْ انِعْمَةَ اللهِ عَلَیْکُمْ وَمِیْثَاقَهُ الَّذِیْ وَاثَقَکُمْ بِهٖ    ۙ  اِذْقُلْتُمْ سَمِعْنَا وَاَطَعْنَا وَاتَّقُوا اللهَ  ۗ  اِنَّ اللهَ عَلِیْمٌۢ بِذَاتِ الصُّدُوْرِ

"Dan ingatlah akan karunia Allah kepadamu dan perjanjian-Nya yang telah diikatkan kepadamu ketika kamu mengatakan, Kami mendengar dan kami menaati. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah Maha Mengetahui segala isi hati."
(QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 7)

Pokoknya.. Gak ada ikatan seperti ikatan Allah. Gak ada cinta yang seperti cintaNya. Allahu akbar. Subhanallah...

Mohon maaf atas segala kekurangan, semoga bermanfaat.
Kebaikan hanya milik Allah dan kesalahan milik saya,wassalamualaikum wr. Wb.

Allah SWT berfirman:

وَّلَا يُوْثِقُ وَثَاقَهٗۤ اَحَدٌ

"dan tidak ada seorang pun yang mengikat seperti ikatan-Nya."
(QS. Al-Fajr 89: Ayat 26)

وَمَنْ يُّسْلِمْ وَجْهَهٗۤ اِلَى اللّٰهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ  بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقٰى ۗ  وَاِلَى اللّٰهِ عَاقِبَةُ الْاُمُوْرِ

"Dan barang siapa berserah diri kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya dia telah berpegang kepada buhul (tali) yang kukuh. Hanya kepada Allah kesudahan segala urusan."
(QS. Luqman 31: Ayat 22)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Realitas dan Idealisme

Arah

Indonesia tanpa pacaran