Diantara pilihan

Katanya Hidup haruslah dinikmati. Biar bahagia..

Memang benar... Akan tetapi...

Banyak yang salah dalam pahami...

Apakah tawa selalu berarti kebahagiaan?
Apakah air mata selalu berarti kesedihan?

Apakah makna bahagia dan bersenang senang itu sama?

Mereka temukan bahagia di klub malam
Mereka temukan bahagia di penderitaan kawannya
Mereka temukan bahagia di dalam penindasan
Mereka temukan bahagia di dalam pergunjingan saudaranya.

Mereka hanyalah tersesat dalam hiasan penipu jiwa

Lalu orang-orang yang berjuang demi keluar dari zona gelap ini malah disangka yang bukan-bukan.

Bahkan seseorang yang hendak menularkan kebahagiaan sejati pun ditendang

Kebahagiaan hanyalah milik orang-orang yang melawan
Hanyalah milik orang-orang yang berjuang
Hanyalah milik orang-orang yang mencari
Hanyalah milik orang-orang yang berusaha.

Tapi jangan pandanglah buruk mereka.
Doakan mereka
Sesungguhnya mereka dalam kesesatan yang nyata.

Namun mata mereka telah buta
Telinga mereka telah tuli
Lisan mereka telah kaku
Hati mereka telah membatu..

Allah SWT berfirman:

وَاصْبِرْ عَلٰى مَا يَقُوْلُوْنَ وَاهْجُرْهُمْ هَجْرًا جَمِيْلًا

"Dan bersabarlah (Muhammad) terhadap apa yang mereka katakan dan tinggalkanlah mereka dengan cara yang baik."
(QS. Al-Muzzammil 73: Ayat 10)

وَذَرْنِيْ وَالْمُكَذِّبِيْنَ اُولِى النَّعْمَةِ وَمَهِّلْهُمْ قَلِيْلًا

"Dan biarkanlah Aku (yang bertindak) terhadap orang-orang yang mendustakan, yang memiliki segala kenikmatan hidup, dan berilah mereka penangguhan sebentar."
(QS. Al-Muzzammil 73: Ayat 11)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Realitas dan Idealisme

Arah

Indonesia tanpa pacaran