Tauhid (1)
Assalamuaikum wr. Wb.
Alhamdulillahi rabbil alamin..
Bisa berbagi lagi di blog ini.. Alhamdulillah!
"....dan agar Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya walaupun (Allah) tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat, Maha Perkasa."
(QS. Al-Hadid 57: Ayat 25)
Aksi bela tauhid?
Mereka bilang....
"Perlukah tauhid di bela? "
"Kenapa harus bela tauhid? "
"Siapa yang dibela? "
"Allah dibela? "
Alhamdulillahi rabbil alamin... Segala puji bagi Allah!
Jika seluruh manusia di muka bumi ini durhaka kepada Allah, tidak pula bersyukur dan tidak memuji Allah, apakah Allah rugi?
Sesungguhnya milik Allah langit dan bumi dan para tentaranya.
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ وَلَـهُ الْحَمْدُ فِى الْاٰخِرَةِ ۗ وَهُوَ الْحَكِيْمُ الْخَبِيْرُ
"Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan segala puji di akhirat bagi Allah. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana, Maha Mengetahui."
(QS. Saba' 34: Ayat 1)
Apakah Allah yang butuh hamba lemah seperti kamu? Apakah Allah butuh pujian dari seonggok manusia yang berjalan mendongak yang tak pernah menundukan dirinya?
هٰۤاَنْـتُمْ هٰٓ ؤُلَآ ءِ تُدْعَوْنَ لِتُنْفِقُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۚ فَمِنْكُمْ مَّنْ يَّبْخَلُ ۚ وَمَنْ يَّبْخَلْ فَاِنَّمَا يَبْخَلُ عَنْ نَّـفْسِهٖ ۗ وَاللّٰهُ الْغَنِيُّ وَاَنْـتُمُ الْفُقَرَآءُ ۚ وَاِنْ تَتَوَلَّوْا يَسْتَـبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ ۙ ثُمَّ لَا يَكُوْنُوْۤا اَمْثَالَـكُم
"Ingatlah, kamu adalah orang-orang yang diajak untuk menginfakkan (hartamu) di jalan Allah. Lalu di antara kamu ada orang yang kikir, dan barang siapa kikir maka sesungguhnya dia kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah Yang Maha Kaya, dan kamulah yang membutuhkan (karunia-Nya). Dan jika kamu berpaling (dari jalan yang benar) Dia akan menggantikan (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan (durhaka) seperti kamu."
(QS. Muhammad 47: Ayat 38)
Maha terpuji Allah dari apa yang terlintas dalam benakmu.
Kamu yang butuh Allah...
Apakah ketika kau katakan Allahu akbar, allah menjadi tambah kuat? TIDAK! KAU KATAKAN ATAU KAU TIDAK KATAKAN SAMA SAJA BAGI ALLAH. TAPI TIDAK UNTUKMU.
semua kekuatan itu dari Allah!
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اِنْ تَـنْصُرُوا اللّٰهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ اَقْدَامَكُمْ
"Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu."
(QS. Muhammad 47: Ayat 7)
Kalau kamu menolong agama Allah, NANTI ALLAH AKAN MENOLONGMU. Jangan kebalik napa ya mikirnyaaa...
Astagfirullah al adzim.. 🔥🔥🔥
Telah sampailah pada zaman fitnah, dimana segala sesuatu diputar balik dan difitnah. Gak ada enaknya jadi orang penipu yang cuma bisa senang-senang atas kebohongannya sendiri, biar Allah yang membalas segala tipu daya yang mereka rencanakan,
Saat ada orang yang bersangkaan bukan-bukan tentang Allah,
kami bela atau kami tidak bela sama saja bukan? Kami akan tetap terus salah dimata pembenci islam?
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا سَوَآءٌ عَلَيْهِمْ ءَاَنْذَرْتَهُمْ اَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَ
"Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, engkau (Muhammad) beri peringatan atau tidak engkau beri peringatan, mereka tidak akan beriman."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 6)
Bela tauhid?
Kita muslim, kita bertuhankan satu, beriman kepada nabi muhammad dan ajaranNya. Namun, kita pasti ada bedanya dalam mengambil keputusan, saya menghargai banget mereka yang aksi di jalan membawa panji rasulullah... Kumpul bareng bela agama.. Bela diri mereka sendiri.
Harusnya yang jalan-jalan di jalan, sambil Membawa bendera tauhid, adalah mereka yang hatinya sama sekali gak bergetar ketika melihat kalimat tauhid. Kenapa? Karen sesungguhnya diri mereka butuh dibela!
Kalimat tauhid adalah jati diri, ketika seseorang hamba kehilangan jati dirinya? Maka telah kalah... Semua amal kebaikan jika kau menghilangkan Allah dalam hatimu, terancam sekali hidupnya..
Kalau Ada yang nyinyir atau gak suka sama tauhid, harusnya introspeksi diri guys. Soalnya kita yang butuh kalimat itu. Manusia yang butuh kalimat itu, kalau kalimat itu musnah, yaudahlah jadi tulang sama daging berjalan aja yang suka protes.
Menurut saya bela tauhid itu sepanjang hidup, bukan hanya dengan orasi. Namun dibuktikan sepanjang hidup. Dengan syariat Allah yang kita tegakkan, dakwah, akhlak, perbuatan, hati, pikiran semuanya harus diperjuangin atas nama Allah.
Kalau kata orang, kita hidup santai santai aja lah.. Ini mah bukan zaman perang.
Menurut saya dimanapun kaki ini berpijak disanalah respon kita dalam harmoni pertempuran yang gak ada habisnya, setiap hari kita berjuang untuk mempertahankan diri, karena kita manusia dan kita berpikir.
Kita keluar rumah aja, kalau ada mobil lewat kita gak langsung nyebrang kan? Kita tungguin dulu, itu suatu bentuk pertahanan diri juga kan? Biar gak kelindes? Wkwk
Betapa kasihannya mereka yang menzalimi diri sendiri dengan mengolok-olok muslim, syariat atau bahkan Allah. Padahal Allah lah yang mereka butuhkan?
Bukan tuhan-tuhan yang mereka ada-adakan,
Atau kebenaran benaran yang mereka tanding tandingkan, mereka yang mengatur perbendaharaan bumi? Mereka yang mengatur langit? Mereka atau Allah? Apakah mereka tidak berpikir? Apakah mereka hidup tau tau begitu saja? Dan hanya bermodalkan pengetahuan sejarah yang hanya kata nenek moyang mereka, lalu mereka hidup di masa kini tanpa pernah mau berpikir?
Andai mereka tahu tentang syariat Allah yang begitu pemurah dalam menyayangi mereka.
Tapi subhanallah.. Allah maha mengetahui...
Lakukanlah apa yang menjadi bagianmu, demikian pula juga kami.
Dan bagaimanakah dengan mereka yang berada ditengah-tengah, mereka yang termakan fitnah ulah teman mereka yang mendustakan Allah?
وَاِذَا جَآءَكَ الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِاٰيٰتِنَا فَقُلْ سَلٰمٌ عَلَيْكُمْ كَتَبَ رَبُّكُمْ عَلٰى نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ ۙ اَنَّهٗ مَنْ عَمِلَ مِنْكُمْ سُوْٓءًۢا بِجَهَالَةٍ ثُمَّ تَابَ مِنْۢ بَعْدِهٖ وَاَصْلَحَ ۙ فَاَنَّهٗ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
"Dan apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami datang kepadamu, maka katakanlah, Salamun ‘alaikum (selamat sejahtera untuk kamu). Tuhanmu telah menetapkan sifat kasih sayang pada diri-Nya, (yaitu) barang siapa berbuat kejahatan di antara kamu karena kebodohan, kemudian dia bertobat setelah itu dan memperbaiki diri, maka Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 54)
Sungguh orang yang paling zalim, adalah orang yang berkata dusta tentang Allah. Sedang ia menjauhkan diri dari Allah dan juga menjauhkan orang lain dari jalan Allah, mereka mengetahui kebenaran namun menutupinya, semoga Allah adili mereka dengan seadil-adilnya.
وَهُمْ يَنْهَوْنَ عَنْهُ وَيَنْـئَوْنَ عَنْهُ ۚ وَاِنْ يُّهْلِكُوْنَ اِلَّاۤ اَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُوْنَ
"Dan mereka melarang (orang lain) mendengarkan (Al-Qur'an) dan mereka sendiri menjauhkan diri daripadanya, dan mereka hanyalah membinasakan diri mereka sendiri, sedang mereka tidak menyadari."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 26)
وَمَنْ اَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرٰى عَلَى اللّٰهِ كَذِبًا اَوْ كَذَّبَ بِالْحَـقِّ لَـمَّا جَآءَهٗ ۗ اَلَيْسَ فِيْ جَهَـنَّمَ مَثْوًى لِّلْكٰفِرِيْنَ
"Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan kepada Allah atau orang yang mendustakan yang hak ketika (yang hak) itu datang kepadanya? Bukankah dalam Neraka Jahanam ada tempat bagi orang-orang kafir?"
(QS. Al-'Ankabut 29: Ayat 68)
Wassalamualaikum.... (to be continued)
Kebenaran milik Allah, kesalahan milik sayaa.. Semoga bermanfaat!!!
Komentar
Posting Komentar