Tentang cerita sahabat

Assalamualaikum wr. Wb.
Selamat sore.. Semoga kelimpahan rahmat dari Allah swt selalu tercurahkan, sholawat dan salam juga kita hanturkan kepada nabi Muhammad Saw beserta para sahabat.

Kali ini mau sharing kembali tentang percakapan saya dengan seorang teman. Sudah beberapa waktu lalu sih tapi menarik menurut saya.

Jadi waktu itu teman saya lagi cerita gitu ke saya katanya kira-kira gini, "aku mah gak cantik... Makanya sempat gitu kepikiran kalo aku gak bakal dapetin jodoh.. "

Kira-kira gitu sih..

Gak semua orang bisa melihat dengan baik.
Padahal teman saya itu orangnya, penyayang banget, setia, jujur,   pokoknya kaya kesatria2 gitu lah wkwk

Tapi baguslah dgn begitu.. Jadi cuma orang dengan penglihatan baik aja yang bisa lihat "emas" itu ada dalam diri dia. Eaaa

Dan saya cuma cengo aja dengar pengakuannya dia, salah satu teman saya yang paling sepuh dan salah seorang yang berharga dalam hidup saya. Sedih asli pas denger, yah pasti yang namanya "jodoh" setiap orang pasti ada, tinggal "minta dipertemukan"yaudah sah. (prinsip saya gitu)

Iya... dia juga mengerti tentang masalah "jodoh itu pasti ada" tapi mungkin teman saya ini agak pesimis gegara emang sifatnya sangat realistis, beda sama saya yang cenderung lebih idealis.

Jadi dia bilang tentang fisik, banyak kaum adam diluar sana yang menilai seorang hawa itu perkara fisiknya secara luaran. Sama aja lah sama hawa yang terkadang menilai kaum adam secara fisik. Gak bisa dipungkiri kalau yang namanya fisik secara luaran itu merupakan sebuah daya tarik, menurut saya kalau seseorang laki-laki wajar jika tertarik pada wanita cantik. Karena dia laki-laki. Ya fitrah aja gitu sebagai makhluk. Tapi yang bedain manusia sama hewan ya itu.. Gimana cara kontrolnya. Lagi lagi peran agama main banget disini. Begitupula dengan wanita ya.. Sama ajalah. Cewek cowok sama aja punya ego masing-masing yang sama sama harus ditundukkan. Dengan ketaatan kepada Allah.

Saya jadi berpikir gitu... Ya apa iya ketertarikan akan sesuatu sehingga menjadikan "orang itu" layak untuk dicintai adalah karena fisiknya?

Langsung intinya aja ya.. Menurut saya ada sesuatu hal yang lebih mengikat ketimbang hal-hal kaya gitu. Walaupun bisa menjadi faktor menariknya seseorang, tapi fisik itu bukan nilai wajib. Melainkan sunnah.

Saya uji dengan 4 perkara dalam islam, seseorang dinikahi dengan kecakapan fisik, nasab,  harta dan  iman. Intinya adalah iman adalah wajib yang lain sunnah.

Jadi fisik itu gak terlalu penting.. Tapi kalau ada.. Akan lebih baik hehe..

Tapi jangan kamu terlalu "sunnah" sampai melupakan untuk mencari hal-hal yang wajib! Ya?

Bukan berarti yang sunnah-sunnah itu gak penting ya.. Itu penting juga tapi bukan yang terpenting.

Yang namanya fisik, relatif lah... Jangan terlalu dipikirin. Santai aja. Yang paling penting itu imannya. Itu paling penting. Karena yang dinikahi itu bukan hanya tubuhnya tapi jiwanya.

Sama aja poin nasab dan harta. Sama aja.. Itu sunnah.. Kalau bisa demikian kan.. Hehe.. Jika mampu dapet yang lebih juga kenapa nggak? Tapi kalau sudah merasa cukup dengan yang wajib aja pun ya kenapa nggak? Ya suka suka lah.. Selayaknya kau menemukan apa apa yang layak dan bisa kau dapatkan. *ea

Yang namanya fisik... Makin dicari yang terbaik fisiknya akan ada  yang selalu lebih menarik
Yang namanya harta... Akan ada selalu yang lebih kaya
Yang namanya nasab.. Akan ada yang selalu lebih terpandang nasab keluarganya

Yaelah santai aja... Semua pemberian Allah.  Lagi lagi puncaknya itu Allah. Kalau kalian ngerasa cukup dan bersyukur dengan yang seberaha gitu yaudah ambil aja. Yang penting apa ya..

Enak buat dipake dan nyaman aja.

Ya kan?

Allah SWT berfirman:

وَمِنْ اٰيٰتِهٖۤ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْۤا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً  ۗ  اِنَّ فِيْ ذٰ لِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ

"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
(QS. Ar-Rum 30:  21)

Ya kan? Yang penting tenteram..

Kayanya gitu... Nanti deh buktiin biar percaya 💁💥🙏

Kalau misalnya teman saya khawatir akan dirinya yang gak dipandang sama "kaum adam" gara gara ia merasa fisiknya gak sebagus cewek-cewek cakep versi drama korea atau film india.  Menurut saya sih harusnya ia bersyukur, karena dihindari dari "seseorang"yang hanya bisa menghargai "fisik" ketimbang hati.

Bukankah perempuan yang baik hanya untuk laki laki yang baik?

Allah SWT berfirman:

اَلْخَبِيْثٰتُ  لِلْخَبِيْثِيْنَ وَالْخَبِيْثُوْنَ لِلْخَبِيْثٰتِ ۚ  وَالطَّيِّبٰتُ لِلطَّيِّبِيْنَ وَالطَّيِّبُوْنَ  لِلطَّيِّبٰتِ ۚ  اُولٰٓئِكَ مُبَرَّءُوْنَ مِمَّا يَقُوْلُوْنَ ۗ  لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّرِزْقٌ كَرِيْمٌ

"Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga)."
(QS. An-Nur 24:  26)

Jadi ya udah.. Biarkan semua kembali pada Allah. Lepasin aja. Biarin orang mencari apa yang dia mau. Dan ia ga akan pernah puas dengan keinginannya itu. Dan itu menggambarkan standarnya dia dan apa apa yang akan ia dapatkan. Semua orang pasti akan mendapatkan sesuatu yang seperti ia hajatkan dan ikhtiarkan. Man jadda wa Jadda. Inna ma amalu bin niat.

Ya buat apa karena kebanyakan orang sekarang gitu, terus buat kita jadi sedih bahkan souzun sama Allah kan? Astagfirullah al adzim. Nggak...
Allah itu maha adil. Dan maha pemurah, tinggal kita minta pasti dikasih insyaallah.

Saya selalu yakin... Ketika kita berusaha lebih baik dan baik. Pasti Allah akan memberikan yang terbaik juga.

Saya gak akan nyerah lah.. Saya tetap dalam jalan ini. Sebanyak apapun itu "godaan" ya biarlah mereka menjadi godaan tapi jadilah mereka pembelajaran untuk saya aamiin.. *eak curcol

Dan saya yakin disaat masing masing kita berusaha, ditempat lain pun Allah sedang menetapkan seseorang yang matching buat dipadankan sama kita yang banyak kurang ini. Seenggaknya gimana segala sesuatunya bisa sejalan walau terkadang "ngadet". Wkwk.

Terus saya dibilang idealis gitu sama teman saya, yaudahlah terserah dia. Saya juga terserah saya hehe.. Padahal kita kan terserah Allah.. Hehe.

Hal hal yang gak penting itu gak usah dipermasalahkan. Santai aja.. Kan ada Allah. Insyaallah Allah bantu..

Segala sesuatu bisa terlihat indah. Segala sesuatu bisa terlihat bernilai. Tapi apapun itu disisi Allah lah selalu yang terbaik, aamiin.

Sedikitnya semoga memberi manfaat, aamiin.

*curhatan kali ini dikutip dari obrolan lama*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Realitas dan Idealisme

Arah

Indonesia tanpa pacaran