Tiga
Assalamualaikum wr. Wb.
Kali ini saya mau share tentang Tiga ujian terbesar bagi kaum adam. "harta, tahta, wanita".
Sebenarnya mau cerita aja sih tentang hal ini.
Sudah menjadi kekhawatiran-kekhawatiran lama, dan entah mengapa akhir-akhir ini Allah lagi tunjukan terus contoh-contoh tentang berbahayanya ketiga jenis ujian yang bisa menjadi fitnah ini untuk para kaum adam.
Mau cerita aja semoga faedah ya... Aamiin.
Menurut pengalaman, seseorang yang sudah terinfeksi dengan ketiga jenis ini ibaratnya seperti kesurupan.
Dan orang yang kesurupan ini sungguh tidak dapat bertuan atas dirinya sendiri, karena dirinya sudah distir oleh syahwat dan syaitan (iam realy sure karena aku sudah membuktikannya)
Bahkan seseorang yang kamu kenal bertahun lamanya jika sudah terinfeksi akan berubah. Sinar mata, perangai dan segala sesuatu menjadi buruk. Sangat buruk. Padahal ini baru terinfeksi ya. Jadi sungguh ujian ini amat mematikan hati. Sangat. Bahaya banget fix. Bagi lelaki hati hati. Dan yang paling kuat adalah wanita (oke agak aneh karena gue wanita tapi gue bilang sendiri oke gapapa)
Terbukti membunuh, pertamanya kalian akan merasa kalau jalan yang kalian tempuh itu benar karena jalan maksiat yang kalian jalankan dipenuhi dengan bumbu-bumbu indah nan palsu. Tapi kalian lelaki tetap bersikeras. Itulah yang amat melemahkan kalian.
Sungguh kalian lemah kalau sudah seperti itu, terlebih kalau saya perhatikan kalian jadi ngelantur. Jadi mencampuradukan yang hak dan yang batil untuk mencari pembenaran atas segala hal salah (fitnah) dan teramat bebel. Bebel banget. Segala kebaikan ga bisa masuk. Karena di kepala kalian yang terngiang hanyalah harta yang kalian kejar atau tahta yang kalian kejar atau wanita yang kalian kejar:)
“Barang siapa yang didunia ini adalah semangat dan hasratnya, kepadanya ia memberikan perhatian dan untuknya ia berniat, niscaya Allah menjadikan kefakiran dihadapan kedua matanya. Allah SWT akan memporak-poandakan segala urusannya dan tidak akan ia perolehh darinya kecuali sekadar apa yang telah ditetapkan untuk dirinya.” (HR Bazzar,Thabrani,dan Ibnu Hibban)
Sungguh syaitan itu pinter. Kaliannya kenapa masih ketipu-_-
Panduannya ada di al-quran gak usah macem-macem banyak surat yang ngejelasin tentang betapa bahayanya terlalu mencintai dunia dan syariat yang mengajarkan tentang cara-cara bergaul dengan harta kalian, tahta kalian, wanita kalian atau yang bukan harta kalian, yang bukan tahta kalian, yang bukan wanita kalian. Semuanya ada batasan. Jangan melampaui batas nanti kalian tersyesat, hiks.
Banyak bahayanya kalau kalian sembarangan main api. Ibaratkan ketiganya itu api mereka adalah ujian bagi kamu. Kalau kamu bisa memanfaatkan atau menempatkannya dengan baik, insyaallah selamat. Api nya bisa buat masak, bisa buat penerangan, menghangatkan tubuh, atau ngapain lah gitu. Tapi kalau kamu main-main sama api awas terbakar atau mungkin bisa terbunuh:) lebih sadisnya lagi terbakar atau terbunuh dengan sia-sia:)
Hati-hati beneran, ujian itu pasti datang. Kalau gak bisa dihindarin ya hadapin dong dengan kekuatan iman dan islam. Hati ini haruslah kuat, kuat berpegang kepada Allah.
Mereka itu yang masih merasa senang atas kezalimannya atas diri mereka sendiri belum menyadari sungguh mata hati mereka sudah gelap. Kamu kalau bertemu mata kaya gitu siap-siap tempur! Wkwkwk kalau itu orang terdekat seret mereka! Jangan biarkan mereka terlalu lama tenggelam dalam kemunkaran kalau cape istirahat kalau udah lelah sekali udah doain aja, kalau udah gak sanggup ya pasrah aja. Lakuin apa yang harus buang apa yang jangan. Yakin sama Allah pasti Allah tunjukin.
Ya ini namanya belajar dari orang lain, sedikitnya cuma bisa nangkep segini, semoga udah diabisin aja ngeliatnya sampe yang ini aja plis. Gak mau liat lagi 😢
Mohon maaf atas segala kurang dan salah.
Semoga dapat memberi manfaat, aamiin.
Allah berfirman :
إِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْأَرْضِ زِينَةً لَهَا لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا
Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami menguji mereka, siapakah di antaranya yang terbaik perbuatannya. (QS. al-Kahfi/18:7)
Allah SWT berfirman:
يٰۤاَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمْ وَاخْشَوْا يَوْمًا لَّا يَجْزِيْ وَالِدٌ عَنْ وَّلَدِهٖ وَلَا مَوْلُوْدٌ هُوَ جَازٍ عَنْ وَّالِدِهٖ شَيْــئًا ۗ اِنَّ وَعْدَ اللّٰهِ حَقٌّ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا ۗ وَلَا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللّٰهِ الْغَرُوْرُ
"Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutlah pada hari yang (ketika itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya, dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikit pun. Sungguh, janji Allah pasti benar, maka janganlah sekali-kali kamu teperdaya oleh kehidupan dunia, dan jangan sampai kamu teperdaya oleh penipu dalam (menaati) Allah."
(QS. Luqman 31: Ayat 33)
Komentar
Posting Komentar