Bahaya sombong dan tipu daya iblis pada manusia.
Assalamualaikum wr. Wb.
Di postingan kali pertama ini, saya mau berbagi tentang "sombong".
Sombong itu apa sih?
Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain (merasa lebih baik daripada orang lain)
Ini adalah salah satu sifat atau penyakit yang berbahaya jika menyerang hati.
Kenapa?
Bahkan iblis pun dikeluarkan dari syurga karena ia menyombongkan dirinya dan merasa lebih baik daripada manusia.
Dan Allah keluarkan iblis dari syurga. Karena sifat sombong itu tidak diperkenankan didalam syurga.
Sebagaimana firman Allah :
وَلَقَدْ خَلَقْنٰكُمْ ثُمَّ صَوَّرْنٰكُمْ ثُمَّ قُلْنَا لِلْمَلٰۤئِكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْۤا اِلَّاۤ اِبْلِيْسَ ۗ لَمْ يَكُنْ مِّنَ السّٰجِدِيْنَ
"Dan sungguh, Kami telah menciptakan kamu, kemudian membentuk (tubuh)mu, kemudian Kami berfirman kepada para malaikat, Bersujudlah kamu kepada Adam, maka mereka pun sujud kecuali Iblis. la (Iblis) tidak termasuk mereka yang bersujud."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 11)
Allah SWT berfirman:
قَالَ مَا مَنَعَكَ اَ لَّا تَسْجُدَ اِذْ اَمَرْتُكَ ۗ قَالَ اَنَاۡ خَيْرٌ مِّنْهُ ۚ خَلَقْتَنِيْ مِنْ نَّارٍ وَّخَلَقْتَهٗ مِنْ طِيْنٍ
"(Allah) berfirman, Apakah yang menghalangimu (sehingga) kamu tidak bersujud (kepada Adam) ketika Aku menyuruhmu? (Iblis) menjawab, Aku lebih baik daripada dia. Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 12)
Allah SWT berfirman:
قَالَ فَاهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُوْنُ لَـكَ اَنْ تَتَكَبَّرَ فِيْهَا فَاخْرُجْ اِنَّكَ مِنَ الصّٰغِرِيْنَ
"(Allah) berfirman, Maka, turunlah kamu darinya (surga); karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya. Keluarlah! Sesungguhnya kamu termasuk makhluk yang hina."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 13)
Padahal dulu iblis tinggal di dalam syurga. Karena ia sombong maka hilanglah amal kebaikan yang selama ini ia perbuat. Nauzu billahi min zalik.
Kita harus berhati hati dalam menata hati kembali. jangan sampai hati kita tercemari dengan sifat sombong.
Yakni, menolak kebenaran (merasa dirinya benar padahal kebenaran hanya ada di sisi allah) dan meremehkan orang lain (merasa lebih baik fisiknya atau amalnya atau hatinya) Nauzu billahi min zalik
Dan semenjak itu pula iblis berjanji akan menghalangi manusia kepada kebenaran.
Allah SWT berfirman:
قَالَ فَبِمَاۤ اَغْوَيْتَنِيْ لَاَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيْمَ
"(Iblis) menjawab, Karena Engkau telah menghukum aku tersesat, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus,"
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 16)
Allah SWT berfirman:
ثُمَّ لَاٰ تِيَنَّهُمْ مِّنْۢ بَيْنِ اَيْدِيْهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ اَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَآئِلِهِمْ ۗ وَلَا تَجِدُ اَكْثَرَهُمْ شٰكِرِيْنَ
"kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan, dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 17)
Setelah itu iblis menipu adam dan hawa dengan tipu dayanya bahkan ia bersumpah sebagai penasihat bagi mereka. Namun, adam dan hawa tertipu dengan gangguan iblis. Sampai sekarangpun iblis dan keturunannya masih mengganggu manusia untuk kembali kepada Allah SWT.
Padahal sebaik-baiknya tempat kembali hanyalah disisi Allah. Manusia dipermainkan segala aspek sisi kehidupannya, sekalipun adapun hal yang dapat dipertahankan adalah kita selayaknya mempertahankan Allah SWT dalam hati kita. Melalui al-quran melalui firmannya segala sesuatu kebenaran yang seharusnya menjadi penguat kita untuk selalu berinteraksi dan mengingat Allah.
Agar kita senantiasa diberi nikmat iman dan kesadaran agar dijauhkan dari godaan iblis dan keturunannya.
Kita seharusnya senantiasa memperbaiki hubungan kita dengan Allah.
Yang tentu panduannya sudah tertera.
Semoga Allah selalu memberikan nikmat iman dan rahmatnya kepada kita semua, aamiin.
Allah SWT berfirman:
قُلْنَا اهْبِطُوْا مِنْهَا جَمِيْعًا ۚ فَاِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِّنِّيْ هُدًى فَمَنْ تَبِـعَ هُدَايَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ
"Kami berfirman, Turunlah kamu semua dari surga! Kemudian jika benar-benar datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa mengikuti petunjuk-Ku, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 38)
Semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum wr. Wb.
Komentar
Posting Komentar