Mengapa Allah menguji manusia?

Assalamualaikum wr. Wb.
Selamat pagi....Semoga kelimpahan rahmat dari Allah swt selalu tercurahkan, sholawat dan salam juga kita hanturkan kepada nabi Muhammad Saw beserta para sahabat.

Kali ini mau sharing lagi! Sharing time!
Kalian suka gak nonton ceramah dan sesi tanya jawabnya dr. Zakir naik?
Kalau aku suka! Dulu sering banget, terus sempat gak nonton lagi dan sekarang kembali nonton lagi.
Kebanyakan yang bertanya pada dr zakir naik itu tentang bagaimana tentang penciptaan, alasan mengapa diciptakan, mengapa manusia harus diuji? Mengapa manusia harus diciptakan? Mengapa setelah diuji manusia dimasukin ke syurga dan neraka.
Banyak sekali yang bertanya seperti itu dan Alhamdulillah dr zakir telah menjawab dengan baik, insyaallah.

Ada sesuatu hal yang bergerak pada diri saya, tentang bagaimana mereka? Bagaimana mereka tersesat di prasangka mereka sendiri? Apakah mereka tidak berpikir mengapa semua ini ada? Mengapa mereka bisa melihat? Dan banyak manusia yang bertebaran seperti mereka? Apakah mereka tidak berpikir untuk apa mereka ada? Diciptkan? Dikumpulkan? Apakah mereka ada hanya untuk mati? Dan selesailah.. ? Bagaimana?

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ  الْمَوْتِ ۗ  وَاِنَّمَا تُوَفَّوْنَ اُجُوْرَكُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ ۗ  فَمَنْ  زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَاُدْخِلَ الْجَـنَّةَ فَقَدْ فَازَ  ۗ  وَمَا  الْحَيٰوةُ الدُّنْيَاۤ اِلَّا مَتَاعُ الْغُرُوْرِ

"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 185)

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ ۗ  وَنَبْلُوْكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً  ۗ  وَاِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ

"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami."
(QS. Al-Anbiya 21: Ayat 35)

Mereka yang menciptakan sistem, lalu mereka berlomba2 siapa yang paling canggih atau unggul melompati sistem yang mereka ciptakan itu, example :sistem sosial, pendidikan, masyarakat, ekonomi, or anything
Padahal itu sistem yang mereka ciptakan sendiri?
Lalu setelah mati berakhirlah segala... Bukankah lucu sekali?

Lalu seperti ada teka teki yang kosong. Ada spasi yang curam dan amat gelap

Pencarian dimulai. 🐾

Kalau mau di compare sama zaman sekarang, sungguh ini fitnahnya zaman udah tebel banget. Jangan lihat permukaan, tapi lihat dasarnya. Lihat kemurniannya dan dengarkan hatimu,

Dan hukum islam itu yang paling mengikat, segala peraturannya ada sebabnya dan segala sebab itu terkait tentang tujuan yaitu akhirat. Jalan menuju Allah. Jalan menuju Tuhan.

Tiada agama sesempurna islam, jangankan syaitan. Bahkan langkah langkah syaitannya pun juga harus dijauhi. Maka dari itu islam amat ketat peraturannya.

Masa kita memahat sesuatu lalu kita menyembahnya?

Masa kita melihat matahari lalu ia tenggelam lalu kita menyembahnya?

وَاِذْ قَالَ اِبْرٰهِيْمُ لِاَبِيْهِ اٰزَرَ اَتَتَّخِذُ اَصْنَامًا اٰلِهَةً   ۚ  اِنِّيْۤ اَرٰٮكَ وَقَوْمَكَ فِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ

"Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata kepada ayahnya, Azar, Pantaskah engkau menjadikan berhala-berhala itu sebagai tuhan? Sesungguhnya aku melihat engkau dan kaummu dalam kesesatan yang nyata."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 74)

وَكَذٰلِكَ نُرِيْۤ اِبْرٰهِيْمَ مَلَـكُوْتَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَلِيَكُوْنَ مِنَ الْمُوْقِـنِيْنَ

"Dan demikianlah Kami memperlihatkan kepada Ibrahim kekuasaan (Kami yang terdapat) di langit dan di bumi, dan agar dia termasuk orang-orang yang yakin."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 75)

فَلَمَّا جَنَّ عَلَيْهِ الَّيْلُ رَاٰ كَوْكَبًا   ۚ  قَالَ هٰذَا رَبِّيْ  ۚ  فَلَمَّاۤ اَفَلَ قَالَ لَاۤ اُحِبُّ الْاٰفِلِيْنَ

"Ketika malam telah menjadi gelap, dia (Ibrahim) melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata, Inilah tuhanku. Maka ketika bintang itu terbenam dia berkata, Aku tidak suka kepada yang terbenam."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 76)

فَلَمَّا رَاَالْقَمَرَ بَازِغًا قَالَ هٰذَا رَبِّيْ   ۚ  فَلَمَّاۤ اَفَلَ قَالَ لَئِنْ لَّمْ يَهْدِنِيْ رَبِّيْ لَاَ  كُوْنَنَّ مِنَ الْقَوْمِ الضَّآ لِّيْنَ

"Lalu ketika dia melihat bulan terbit dia berkata, Inilah tuhanku. Tetapi ketika bulan itu terbenam dia berkata, Sungguh, jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang-orang yang sesat."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 77)

فَلَمَّا رَاَ الشَّمْسَ بَازِغَةً قَالَ  هٰذَا رَبِّيْ هٰذَاۤ اَكْبَرُ ۚ  فَلَمَّاۤ اَفَلَتْ قَالَ يٰقَوْمِ اِنِّيْ بَرِيْٓءٌ مِّمَّا تُشْرِكُوْنَ

"Kemudian ketika dia melihat matahari terbit, dia berkata, Inilah tuhanku, ini lebih besar. Tetapi ketika matahari terbenam, dia berkata, Wahai kaumku! Sungguh, aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 78)

اِنِّيْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ حَنِيْفًا وَّمَاۤ  اَنَاۡ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

"Aku hadapkan wajahku kepada (Allah) yang menciptakan langit dan bumi dengan penuh kepasrahan (mengikuti) agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 79)

Dan ada lagi, ada sebuah keyakinan ia meyakini bahwa tuhan itu ada tapi ia tidak mencarinya? Apakah tuhan menciptakan lalu ia tidak memperhatikan?

Bukankah itu tandanya kau mendustakan, karena kau terlalu cinta akan dunia.

Racun.

Selalu mencari pembenaran, bukan kebenaran.

Hak ya hak. Batil ya batil.

اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَلَمْ يَلْبِسُوْۤا اِيْمَانَهُمْ بِظُلْمٍ اُولٰۤئِكَ لَهُمُ الْاَمْنُ وَهُمْ مُّهْتَدُوْنَ

"Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan syirik, mereka itulah orang-orang yang mendapat rasa aman dan mereka mendapat petunjuk."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 82)

وَاٰخَرُوْنَ اعْتَرَفُوْا بِذُنُوْبِهِمْ خَلَطُوْا عَمَلًا صَالِحًـا وَّاٰخَرَ سَيِّئًا   ۗ  عَسَى اللّٰهُ اَنْ يَّتُوْبَ عَلَيْهِمْ  ۗ  اِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

"Dan (ada pula) orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka, mereka mencampuradukkan pekerjaan yang baik dengan pekerjaan lain yang buruk. Mudah-mudahan Allah menerima tobat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. At-Taubah 9: Ayat 102)

Banyak racunnya, dan kekafiran adalah racun yang paling besar, pikiran2 mereka bahkan menelan diri mereka sendiri! Orang2 yang zalim, terlebih zalim kepada diri mereka sendiri.


وَاٰتٰٮكُمْ مِّنْ كُلِّ مَا سَاَلْـتُمُوْهُ  ۗ  وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا   ۗ  اِنَّ الْاِنْسَانَ لَـظَلُوْمٌ كَفَّارٌ

"Dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)."
(QS. Ibrahim 14: Ayat 34)

Cukup.

Jawabannya mudah, harus kita lihat dari semulanya, karena kalau dilihat dari pandangan sekarang itu gak ada habisnya karena gak ada yang murni dan semua difitnah. Harta takhta wanita anak. Dsb dst. Subhanallah.. Harusnya semua itu perhiasan bukannya fitnah namun mengapa segala sesuatunya melompati batasan?

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّتَّخِذُ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ اَنْدَادًا يُّحِبُّوْنَهُمْ كَحُبِّ اللّٰهِ ۗ  وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَشَدُّ حُبًّا لِّلّٰهِ ۗ  وَلَوْ يَرَى الَّذِيْنَ ظَلَمُوْٓا اِذْ يَرَوْنَ الْعَذَابَ ۙ   اَنَّ الْقُوَّةَ لِلّٰهِ جَمِيْعًا ۙ  وَّاَنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعَذَابِ

"Dan di antara manusia ada orang yang menyembah tuhan selain Allah sebagai tandingan yang mereka cintai seperti mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat besar cintanya kepada Allah. Sekiranya orang-orang yang berbuat zalim itu melihat, ketika mereka melihat azab (pada hari Kiamat), bahwa kekuatan itu semuanya milik Allah dan bahwa Allah sangat berat azab-Nya (niscaya mereka menyesal)."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 165)

اَمْ تَأْمُرُهُمْ اَحْلَامُهُمْ بِهٰذَآ اَمْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُوْنَ
"Apakah mereka diperintah oleh pikiran-pikiran mereka untuk mengucapkan (tuduhan-tuduhan) ini ataukah mereka kaum yang melampaui batas?"
(QS. At-Tur 52: Ayat 32)

Allah menciptakan manusia?
Lalu ada yang bertanya, mengapa diciptakan, dan mengapa manusia diciptakan untuk diuji dan banyak kepedihan banyak air mata dan bahkan nanti akan ada yang dimasukkan ke syurga dan neraka.
.
Abaikan tentang ujiannya,
Aku ingin bertanya, apakah kau tidak bersyukur? Mendapatkan kehidupan? Kau diciptakan, kau diajari banyak hal, kau mengenal sesamamu, lalu kau mengenal kasih sayang, kau harusnya bersyukur! Namun kenapa kau tidak bersyukur?
Mengapa kau mengeluh? Mengapa kau mengapa kau mengeluhkan ujian? Mengapa kau mengeluhkan neraka? Ketahuilah Allah lebih mengetahui, sedang kau tidak. Kita hanyalah manusia... Dan ini luar biasa menjadi manusia, harusnya kita bersyukur. Subhanallah.


Disetiap ujian, itu banyak banget pembelajarannya kalau kita sakit, itu karena kita bodoh. Setelah kita lulus dari ujian barulah kita bersyukur, karena banyak hal yang akan kita dapatkan insyaallah.

اِنَّا عَرَضْنَا الْاَمَانَةَ عَلَى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَالْجِبَالِ فَاَبَيْنَ اَنْ يَّحْمِلْنَهَا وَاَشْفَقْنَ مِنْهَا وَ حَمَلَهَا الْاِنْسَانُ ۗ  اِنَّهٗ كَانَ ظَلُوْمًا جَهُوْلًا

"Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya (berat), lalu dipikullah amanat itu oleh manusia. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat bodoh,"
(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 72)

لِّيُعَذِّبَ اللّٰهُ  الْمُنٰفِقِيْنَ وَالْمُنٰفِقٰتِ وَالْمُشْرِكِيْنَ وَالْمُشْرِكٰتِ وَيَتُوْبَ  اللّٰهُ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ ۗ  وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا

"sehingga Allah akan mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan; dan Allah akan menerima tobat orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 73)

هُوَ الَّذِيْ بَعَثَ فِى الْاُمِّيّٖنَ رَسُوْلًا مِّنْهُمْ يَتْلُوْا عَلَيْهِمْ اٰيٰتِهٖ وَيُزَكِّيْهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتٰبَ وَالْحِكْمَةَ ۙ  وَاِنْ كَانُوْا مِنْ قَبْلُ لَفِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ

"Dialah yang mengutus seorang Rasul kepada kaum yang buta huruf dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (Sunnah), meskipun sebelumnya, mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata,"
(QS. Al-Jumu'ah 62: Ayat 2)

Pelajaran tentang menjadi seorang hamba yang beruntung :) anak yang beruntung, seorang suami atau istri, seorang orang tua yang merawat anaknya seorang pejuang dalam agamanya, seorang yang menolong sesama , seorang yang banyaaakkkkk lagi. Semakin kau bersyukur semakin bertambah insyaallah.

وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ  لَاَزِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat."
(QS. Ibrahim 14: Ayat 7)

وَاللّٰهُ يُرِيْدُ اَنْ يَّتُوْبَ عَلَيْكُمْ ۗ  وَيُرِيْدُ الَّذِيْنَ يَتَّبِعُوْنَ الشَّهَوٰتِ اَنْ تَمِيْلُوْا مَيْلًا عَظِيْمًا

"Dan Allah hendak menerima tobatmu, sedang orang-orang yang mengikuti keinginannya menghendaki agar kamu berpaling sejauh-jauhnya (dari kebenaran)."
(QS. An-Nisa' 4: Ayat 27)

يُرِيْدُ اللّٰهُ اَنْ يُّخَفِّفَ عَنْكُمْ ۚ  وَخُلِقَ الْاِنْسَانُ ضَعِيْفًا

"Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, karena manusia diciptakan (bersifat) lemah."
(QS. An-Nisa' 4: Ayat 28)

Harusnya kau bersyukur dapat hidup dan belajarrrr semuanya. Karena ini keren bangettt! Masyaallah!
Kau cuma diminta untuk bernurani saja, jangan dengarkan hawa nafsu kebodohan kesombongan sungguh kau makan apa dari situ? Lihatlah wajahmu bahkan tak punya muka.

اَفَرَءَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ اِلٰهَهٗ هَوٰٮهُ وَاَضَلَّهُ اللّٰهُ عَلٰى عِلْمٍ وَّخَتَمَ عَلٰى سَمْعِهٖ وَقَلْبِهٖ وَجَعَلَ عَلٰى بَصَرِهٖ غِشٰوَةً  ۗ  فَمَنْ يَّهْدِيْهِ مِنْۢ بَعْدِ اللّٰهِ   ۗ  اَفَلَا تَذَكَّرُوْنَ

"Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya sesat dengan sepengetahuan-Nya, dan Allah telah mengunci pendengaran dan hatinya serta meletakkan tutup atas penglihatannya? Maka siapakah yang mampu memberinya petunjuk setelah Allah (membiarkannya sesat)? Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?"
(QS. Al-Jasiyah 45: Ayat 23)

وَقَالُوْا مَا هِيَ اِلَّا حَيَاتُنَا  الدُّنْيَا نَمُوْتُ وَنَحْيَا وَمَا يُهْلِكُنَاۤ اِلَّا الدَّهْرُ ۗ  وَمَا لَهُمْ بِذٰلِكَ  مِنْ عِلْمٍ  ۚ  اِنْ هُمْ اِلَّا يَظُنُّوْنَ

"Dan mereka berkata, Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup, dan tidak ada yang membinasakan kita selain masa. Tetapi mereka tidak mempunyai ilmu tentang itu, mereka hanyalah menduga-duga saja."
(QS. Al-Jasiyah 45: Ayat 24)

Semoga Allah banyak mengampuni kita yang bodoh luar Biasa,
Contoh kecil, saya pernah nonton kingdom of heaven dan itu perang umat muslim dan kristen. Umat muslim perang atas nama Allah, u know laki2 kalo adu kekuatan gimana? Tapi laki2 muslim BEDA! mereka kuat2 tapi mereka gak pernah merasa kuat. Karena apa, setelah itu mereka sujud. Mereka sholat, mereka ingat akan tuhan mereka yang maha kuat. Maka Allah tambahkan lagi kekuatan pada mereka, mereka yang hatinya tak hancur sebab kesombongan. Namun tetap berani, tetap berusaha namun tak lemah. Bukankah akhlak yang luar Biasa! Subhanallah.....

Jujur... Kadang aku merasa benci kepada orang yang menganggap dirinya hebat. Mereka berotot gitu kan terus pamer kekuatan untuk apa sih? Hati mereka hancur. Bukan hati ksatria kalau gitu, kalau puas setelah melemahkan musuhnya? Tapi kalau muslim yang perang itu... Setelah melemahkan musuhnya mereka tundukan lagi dirinya karena sadar kalau semua itu adalah pemberian Allah dan mereka bersyukur, dan mereka Keren subhanallah...

Allah mengajarkan mereka.. Membimbing mereka, mereka kalah kek di peperangan atau mereka dimenangkan, sesungguhnya mereka udah menang dihadapan Allah. Hati mereka.. Hati mereka subhanallah.
Itu contoh kecil ya, hehe.. Saya selalu salut sama ksatria muslim soalnya saya itu suka banget nonton film war action, dari duluuuu... Selalu lihat ksatrianya tuh keren ganteng tapi gak se-ideal muslim gitu.  Pokoknya yang Allah kasih ke muslim itu jauh lebih baik. Jaaauh. Beruntungnya mereka umat islam, insyaallah.

Balik ke topik, kalau mengikuti pikiran2 liar yang cenderung menduga2 dan penuh keraguan itu jelek banget dan jahat. So evil.

Pas nemu surat nuh, tentang doanya nabi nuh.. Tadinya heran kan kenapa nabi nuh doa kaya gitu, tapi sekarang gak heran lagi deh. Subhanallah.. Sudahlah yang penting kita pegang al quran aja. Dan bersemangatlah didalamnya. Semangat! Kita gak usah kaya nabi nuh tapi kita kudu belajar dari nabi nuh dan waspada. Karena sungguh fitnah itu luar biasa. Subhanallah.

قَالَ نُوْحٌ رَّبِّ اِنَّهُمْ عَصَوْنِيْ وَاتَّبَعُوْا مَنْ لَّمْ يَزِدْهُ مَالُهٗ وَوَلَدُهٗۤ اِلَّا خَسَارًا

"Nuh berkata, Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka durhaka kepadaku, dan mereka mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya hanya menambah kerugian baginya,"
(QS. Nuh 71: Ayat 21)

وَمَكَرُوْا مَكْرًا كُبَّارًا

"dan mereka melakukan tipu daya yang sangat besar."
(QS. Nuh 71: Ayat 22)

وَ قَالَ نُوْحٌ رَّبِّ لَا تَذَرْ عَلَى الْاَرْضِ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ دَيَّارًا

"Dan Nuh berkata, Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi."
(QS. Nuh 71: Ayat 26)

اِنَّكَ اِنْ تَذَرْهُمْ يُضِلُّوْا عِبَادَكَ وَلَا يَلِدُوْۤا اِلَّا فَاجِرًا  كَفَّارًا

"Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka hanya akan melahirkan anak-anak yang jahat dan tidak tahu bersyukur."
(QS. Nuh 71: Ayat 27)

رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَلِـوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَّلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ ۗ  وَلَا تَزِدِ الظّٰلِمِيْنَ اِلَّا تَبَارًا

"Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa pun yang memasuki rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kehancuran."
(QS. Nuh 71: Ayat 28)

Diawal penciptaan Allah menciptakan adam di syurga, tapi adam itu sudah ditetapkan Allah untuk ke bumi? Loh gimana bisa? Wallahu alam.

Subhanallah allah lebih mengetahui, dan Allah akbar. Bagaimana cara memujiNya?
Tipuan syaitan dan godaan syaitan itu sejatinya lemah dan gak ada apa2nya.
Melainkan sebagai pembelajaran bagi kita manusia,
Adam pas digoda syaitan kegoda kan? Berarti apa? Adam itu lemah. (adam yang dulu ya.. Yang sebelum diuji)

وَلَـقَدْ عَهِدْنَاۤ  اِلٰٓى اٰدَمَ مِنْ قَبْلُ فَنَسِيَ وَلَمْ نَجِدْ لَهٗ عَزْمًا

"Dan sungguh telah Kami pesankan kepada Adam dahulu, tetapi dia lupa, dan Kami tidak dapati kemauan yang kuat padanya."
(QS. Ta-Ha 20: Ayat 115)

يٰبَنِيْۤ اٰدَمَ قَدْ اَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُّوَارِيْ سَوْاٰتِكُمْ وَرِيْشًا   ۗ  وَلِبَاسُ التَّقْوٰى   ۙ  ذٰ لِكَ خَيْرٌ   ۗ  ذٰ لِكَ مِنْ اٰيٰتِ اللّٰهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُوْنَ

"Wahai anak cucu Adam! Sesungguhnya Kami telah menyediakan pakaian untuk menutupi auratmu dan untuk perhiasan bagimu. Tetapi pakaian takwa, itulah yang lebih baik. Demikianlah sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka ingat."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 26)

Kaya gini loh.. Ada anak orang kaya, dia manja gitu apa aja diturutin dirumahnya bak raja. Tapi dia lemah kan, terus akhirnya dia dikeluarin dari rumah ya karena kesalahannya yaitu terlalu manja gak mandiri. Tapi dia dikeluarin dari rumah buat belajar. Karena diluar itu banyak ujian yang akan menguatkan. Seiring Berjalanny waktu, anak itu kembali ke rumah bahkan rumah yang lebih besar, karena jerih payahnya dan apa? Hatinya lebih tangguh, jiwanya penuh. Dia lebih bersyukur dan menghargai segala pemberian. Bahkan dia tambah sayang sama kedua orangtuanya, dia malah bersyukur ditendang ke luar rumah? Ya kan?

Beda lagi kalau anaknya ngebangkang. Dia gak terima.. Dia malah salah2in orang tuanya, dia malah bilang "kenapa dia dilahirin cuma untuk disiksa? " dia keras kepala dia malah ikutin teman2nya yang jahat dan dia gak belajar. Dia sombong.  Lalu apakah hatinya membaik atau malah semakin hancur?

MAKA DARI ITU LAWAN. JANGAN MANJA! JANGAN NANYA TERUS. JANGAN SELALU MENDUSTAKAN. JANGAN BOHONG. ALLAH LEBIH MENGETAHUI SEGALA ISI HATI. DAN ALLAH ITU MAHA BAIK MAHA MELIHAT HAMBA2NYA. DIA GAK mengabaikan kitaaaaa.. Apa buktinya?
AL QURAN. RASULULLAH. IA MASIH MEMBERI REZEKI PADA KITA. LALU NIKMAT MANA LAGI YANG KITA DUSTAAAAAKAN!
KENAPA KITA GAK MENCARI. KENAPA KITA GAK BERUSAHA. KENAPA KITA CUMA IKUTIN HAWA NAFSU DAN SISTEM MANUSIA YANG CACAT? KENAPA KITA DIAM AJA?
SUBHANALLAH....
allah lebih mengetahui sedang Kita tidak, harusnya kita banyak bersyukur dan keep mencari kebenaran. Bukan pembenaran. Kalau kita benar2 mencari kebenaran. Pasti kita akan sampai pada tuhan. Tuhan yang sebenar2nya. Subhanallah. Gak ada ikatan yang seperti ikatannya Allah.

Kita di dunia itu belajar sekaligus diuji. Sampaaaii mati. Sampai nanti kita menghadap Allah. Gak ada manusia yang bisa menilai amal atau iman orang lain. Gak ada. Kalau belum mati ya belum berakhir. Syaitan gak akan menyerah dan kita juga akan lengah. Insyaallah.

Allah lebih mengetahui sedang kita tidak, kalaupun dipikir kalau misalnya orang2 zalim masuk syurga apa?  Apa yang dipelajari? Lalu hati mereka gimana apakah mereka akan bersyukur? Padahal dulunya latihannya kufur bukan syukur. allah lebih mengetahui hati hamba2Nya. Dan semoga Allah mengampuni kita dari segala kebodohan kita banyak2. Dan ingat Allah itu Maha adil, lagi Maha bijaksana.

وَهُوَ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ بِالْحَـقِّ ۗ  وَيَوْمَ يَقُوْلُ كُنْ فَيَكُوْنُ ۗ  قَوْلُهُ الْحَـقُّ  ۗ  وَلَهُ الْمُلْكُ يَوْمَ يُنْفَخُ فِى الصُّوْرِ  ۗ  عٰلِمُ الْغَيْبِ وَ الشَّهَادَةِ  ۗ  وَهُوَ الْحَكِيْمُ الْخَبِيْرُ

"Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan hak (benar), ketika Dia berkata, Jadilah! Maka jadilah sesuatu itu. Firman-Nya adalah benar dan milik-Nyalah segala kekuasaan pada waktu sangkakala ditiup. Dia mengetahui yang gaib dan yang nyata. Dialah Yang Maha Bijaksana, Maha Mengetahui."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 73)

Allah lebih mengetahui. Selayaknya kita berusaha yang terbaik. Bukan menyanggah terus. Mending menyanggah berisi, menyanggah tapi kitanya bodoh sih. Astagfirullah al adzim. Ampuni kami ya Allah....

وَمَا تَسْـئَلُهُمْ عَلَيْهِ  مِنْ اَجْرٍ ۗ  اِنْ هُوَ اِلَّا ذِكْرٌ لِّـلْعٰلَمِيْنَ

"Dan engkau tidak meminta imbalan apa pun kepada mereka (terhadap seruanmu ini), sebab (seruan) itu adalah pengajaran bagi seluruh alam."
(QS. Yusuf 12: Ayat 104)

وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِيْ هٰذَا  الْقُرْاٰنِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ لَّعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُوْنَ

"Dan sungguh, telah Kami buatkan dalam Al-Qur'an ini segala macam perumpamaan bagi manusia agar mereka mendapatkan pelajaran."
(QS. Az-Zumar 39: Ayat 27)

وَاتَّقُوْا يَوْمًا تُرْجَعُوْنَ فِيْهِ اِلَى اللّٰهِ  ۗ  ثُمَّ تُوَفّٰى كُلُّ نَفْسٍ مَّا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ

"Dan takutlah pada hari (ketika) kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian setiap orang diberi balasan yang sempurna sesuai dengan apa yang telah dilakukannya, dan mereka tidak dizalimi (dirugikan)."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 281)

وَوُفِّيَتْ  كُلُّ نَفْسٍ مَّا عَمِلَتْ وَهُوَ اَعْلَمُ بِمَا يَفْعَلُوْنَ

"Dan kepada setiap jiwa diberi balasan dengan sempurna sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya dan Dia lebih mengetahui apa yang mereka kerjakan."
(QS. Az-Zumar 39: Ayat 70)

Semua penjelasan jelas didalam alquran! Tentang siapakah musuh kita, kita tuh tinggal baca.. Terus amalin dulu. Biar nanti Allah yang menjelaskan. Masyaallah...

وَاَنْزَلْنَاۤ اِلَيْكَ الْكِتٰبَ بِالْحَـقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتٰبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَاۤ اَنْزَلَ اللّٰهُ وَلَا تَتَّبِعْ اَهْوَآءَهُمْ عَمَّا جَآءَكَ مِنَ الْحَـقِّ ۗ  لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَّمِنْهَاجًا  ۗ  وَلَوْ شَآءَ اللّٰهُ لَجَـعَلَـكُمْ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلٰـكِنْ لِّيَبْلُوَكُمْ فِيْ مَاۤ اٰتٰٮكُمْ فَاسْتَبِقُوا الْخَـيْـرٰتِ ۗ  اِلَى اللّٰهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيْعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيْهِ تَخْتَلِفُوْنَ

"Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya, maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukan-Nya kepadamu terhadap apa yang dahulu kamu perselisihkan,"
(QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 48)

Jadi, gimana ya.. Manusia itu pengingkar no.1 udah dijelasin berkali kali padahal subhanallah..

Manusia bisa jadi pengingkar no. 1 tapi juga bisa menjadi penghamba no. 1 loh.. Asalkan menyadari, sadar! Lalu lekaslah berlari menuju allah, jika berlari terlalu berat berjalanlah, kalau masih berat merangkaklah namun, jangan sampai berhenti apalagi berbalik Arah. Hamasah! Insyaallah....

Terimakasih, semoga bermanfaat khususnya untuk saya pribadi, mohon maaf kalau sharingnya kurang ngena dihati, karena kalau ada yang baik semua itu dari Allah, dan jika buruk itu kesalahan saya, boleh di repost. Bebas copy. Terimakasih.
Wassalamualaikum wr. Wb.

مَنِ اهْتَدٰى فَاِنَّمَا يَهْتَدِيْ لِنَفْسِهٖ   ۚ  وَمَنْ ضَلَّ فَاِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا   ۗ  وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِّزْرَ اُخْرٰى   ۗ  وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِيْنَ حَتّٰى نَبْعَثَ رَسُوْلًا

"Barang siapa berbuat sesuai dengan petunjuk (Allah), maka sesungguhnya itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barang siapa tersesat maka sesungguhnya (kerugian) itu bagi dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, tetapi Kami tidak akan menyiksa sebelum Kami mengutus seorang rasul."
(QS. Al-Isra' 17: Ayat 15)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Realitas dan Idealisme

Arah

Indonesia tanpa pacaran