Beda rasa
Assalamualaikum wr.wb.
Alhamdulillah... Bisa sharing lagi di blog ini..
Sebelumnya selamat menjalankan ibadah puasa... Semoga perjuangan kita selama bulan ramadhan dapat memberikan manfaat dan juga nikmat untuk kita di dunia dan diakhirat. Aamiin.
Kali ini saya mau sharing terkait tentang sebuah retweetan dari seorang teman. Isi dari videonya adalah seorang ustadz yang seolah marah sambil bilang, "jangan suka sama orang kafir... Berarti kamu munafik kalau suka... " dan dikomen dengan tak kalah sarkas, "nahlooo... Kalau suka (gatau siapa pokoknya kayanya pemain bola) munafik lo pada"
Dan ya... Pas baca itu saya langsung meringis. Rasanya masih terasa ngilu di badan saya.. Karena "dulu" saya pernah "antipati" sama ustadz/ulama khan... Tapi sekarang udah damai. Hehe.. Gimana saya juga dulu kaya gitu lah... Dan saya mengerti.. Tapi sekarang saya kaya cuma bisa ngeliatin aja.. Lemah banget kan? Makanya saya tulis disini aja. Gak ada niat intervensi atau campur2in.. Karena saya sangat mengerti akan perbedaan pendapat pandangan, dan kita gak bisa membolakin hati orang karena cuma Allah yang kasih hidayah. Bukan manusia kan yang bagi2 hidayah.. Masyaallah... Tapi saya agaknya merasa agak dosa kalo didiemin aja... Yaudahlah ya.. Just sharing experience.. Semoga bermanfaat...
"Gitu amaat yaaa... Jadi orang islam.. Gak boleh gitu suka sama lee min ho.. Atau pogba.. Atau ariel... Atau ha ji won... Super junior.. Justin bieber... Etc. Bosan juga kali yekali hidup ngaji mulu!"
"kaku banget sih.. Gak hepiii banget hidupnyaa..."
/Pergulatan. Kegencet. Kepentok. Keinjek. Kepukul. Kecekek.jatoh.nyasar.nyasar/
Terus denger tausiyah.. Tentang bahagianya rasul itu dengan tahajud. Kalau beliau jalan2 atau bercanda itu demi menyenangkan istri2 nya dan anak2 nya... Masyaallah. Gue tambah bingung😂
Terusss w akhirnya nyari tau sendiri... Dan emang bener, kalau emang di hati kita cuma Allah dan Allah adalah hal yang paling dicinta. Terus oppa2 itu harganya berapa?
Boleh sih cari hiburan.. Tapi asal jangan sampai bikin kita lalai dalam mengingat Allah. Ya tapi kan kebanyakan lalai sih pastinya.. Jadilah kita tobat maksiat. Tobat maksiat terus wkwwk.. Maksiatnya adalah.. Mungkin ada yang dikasih rejeki malah rejekinya di foya2in, sholat telat, lupa sholat, gak pernah zikir, etc lah. We know better lah.
Kalau Allah udah jadi prioritas. Apakah yang lain jadi ada rasanya? Sebenarnya yang lain ya gak penting2 amat.
Contoh.. Misalnya kamu cintaaa banget sama warna biru. Apakah warna merah kamu lirik, hijau kamu lirik? Kuning? Pink? Etc.. Yaaa mungkin dilirik tapi kalau ada yang biru... Kenapaa harus ambil warna lain?
Kamu mengatakan sangat mencintai Allah.. Namun mengapa kamu rela melewatkan hari dimana saatnya kamu sepertiga malam bertemu dengan rabb mu malah kamu nonton drakor atau nonton bola atau ngapain gitu ? Bukankah itu suatu ciri kemunafikan?
Allah maha pengampun.. allah maha penyayang...
Ya tapi itu w introspeksi aja..
Terus ada pendapat.. Tapi kan gapapa kalau abis itu tahajud. Ya tapi kan masih inget Allah ya tapi kan.. Yang penting masih ibadah.
Yaa saya mah bodo amat...
Ngapain ngejelasin ke manusia. Dan menjalani pembelaan2 panjang..
Bilang ke Allah sana...
Teringat di ceramah ustadz adi.. Yang lancar banget waktu itu dia ngejelasin pertandingan bola. Nama2 pemain dan cetak2 golnya. Tapi sekedar tahu aja... Beliau gak nonton.
Intinya apa? Beliau tahu. Tapi biasa aja. Gak fanatik sampai cinta.. Karena kalau urusan cinta itu cuma punya Allah. Eaaa...
Ini urusan hati...
Jatuh cinta sana barulah mengerti...
Tapi hebatnya mencinta Allah... Selalu berbalas dan berlipat ganda. Bahkan actually i feel... Allah loves me better. Double.. Supper. Multi better.. Hehehe.. He actually really loves his servants.
Masalah ustadz yang divideo ngomong gitu... Wkwkw.. Saya punya argumen.. Yaitu tentang perbedaan pendapat.
Kalian tahu zamaN Rasul para sahabat suka pada beda pendapat dengan karakter beda2 ada yang lembut, tegas, keras, cerdik bla bla..
Sama halnya sama para ustadz.. Ada yang langsung keras! Gak boleh! Gak boleh! Nanti jadi munafik!
Ya.. Kaya emak lo aja.. "gak boleh pulang malem!"
"emang kenapa sih gak boleh?" , "GAK BOLEH YA GAK BOLEHHHHHHHHHHHHH. TAR INI.. TAR ITU.. TAR INI.. TAR ITU..." .
Tapi emak sayang kan.. Hehehe...
Ya emang iya juga sih.. Terlalu sering bermain dengan manik-manik dunia bahaya juga pak... Nanti lupa tujuan.. Lupa kalau kita akan kembali kepadaNya. Yekali balik ke pangkuan Allah dengan posisi megang stik PS.
"meninggal saat main PS. Serangan jantung lagi nonton bola" wkwkw.. Ngebayanginnya w nangis sambil ketawa dikit.
Ada juga yang lembut gayanya... Yaudah gapapa.. Tapi yang penting ingat sholat. Tetap ngaji.. (sambil didoain kayanya sama ustadznya biar dapat hidayah)
Ada juga yang cerdik... Diintervensi pelan-pelan... Samar2.. Tapi berasa... Diintervensi dengan teknik kagebunshin wkwk apa se w..
Perbedaan pendapat. Adalah hal yang paling cuco. Dan keren. Dan saya suka semuanya... Gimana dong... Asal ngingetin kepada jalan Allah.. Ya aku sih oke deh oke deh aja. Sambil cengar cengir. Gak semua orang satu style sama kita dan perbedaan bukan bikin kita benci tapi takjub sama pencipta kita. Wih keren ya.. Masyaallah banyak cara menuju roma...
Asal tujuan sama! Rute sama transportasi beda dikit gapapa lah... Biar Allah aja yang menjelaskan di akhirat tentang ribuan kesalah pahaaman ini..
Allah SWT berfirman:
وَا لسَّمَآءِ ذَا تِ الْحُـبُكِ ۙ
"Demi langit yang mempunyai jalan-jalan,"
اِنَّـكُمْ لَفِيْ قَوْلٍ مُّخْتَلِفٍ ۙ
"sungguh, kamu benar-benar dalam keadaan berbeda-beda pendapat,"
يُّـؤْفَكُ عَنْهُ مَنْ اُفِكَ ۗ
"dipalingkan darinya (Al-Qur'an dan Rasul) orang yang dipalingkan."
قُتِلَ الْخَـرّٰصُوْنَ ۙ
"Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta,"
الَّذِيْنَ هُمْ فِيْ غَمْرَةٍ سَاهُوْنَ ۙ
"(yaitu) orang-orang yang terbenam dalam kebodohan dan kelalaian,"
(QS. Az-Zariyat 51: 7- 11)
Balik lagi ke konten video... Kalau menurut saya.. Gak harus orang kafir juga sih.. Ya kalau kita terlalu suka sama manusia gitu dan misalnya islam.. Terlalu fanatik gitu misalnya sama artis tapi islam.. Ya sama sama juga.. Nonton konser krisdayanti! Ya kan islam. Tapi bikin lalai gimana? Nonton film.. Filmnya yang main orang islam tapi bikin skip solat gimana? Yaudah sama aja. Wkwk intinya urusan hati cuma punya Allah. Bahaya kalau bukan Allah yang jadi no satu. Seriously. Allah itu fitrahnya di no.1 ! Itu tempatnya Allah...
Taaapi... Saya ada uzur buat pak ustadz... Pak ustadznya mikirnya gini kayanya.. "udah lalai... Pro kafirun lagi"
Kalian pernah mikir gak sih kenapa Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang kok mengecam banget sama orang kafir?
Kalian nyadar gak sih?
My experience dari orang yang hampir ateis... Itu efek dari kebanyakan gaul sama orang yang jauh dari Allah.. Bacaan mereka.. Argumen mereka.. Masih ngilu2 nih badan w..
Dan hal yang palinggggg burukk sebelum kematian dan ditinggal mati adalah.. Kehilangan Allah.. Itu paliinggg buuuuruuukk...
Fitnah. Ini zaman fitnah.
Ati ati aja lah..
Saya juga masih mawas dan awas...
Pinter2 kita aja mempertahankan diri, minimal.
Karena zaman ini makin terasa...
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُّجَادِلُ فِى اللّٰهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَّلَا هُدًى وَلَا كِتٰبٍ مُّنِيْرٍ ۙ
"Dan di antara manusia ada yang berbantahan tentang Allah tanpa ilmu, tanpa petunjuk, dan tanpa Kitab (wahyu) yang memberi penerangan,"
ثَا نِيَ عِطْفِهٖ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۗ لَهٗ فِى الدُّنْيَا خِزْيٌ وَّنُذِيْقُهٗ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ عَذَا بَ الْحَرِيْقِ
"sambil memalingkan lambungnya (dengan congkak) untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Dia mendapat kehinaan di dunia dan pada hari Kiamat Kami berikan kepadanya rasa azab neraka yang membakar."
ذٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ يَدٰكَ وَاَ نَّ اللّٰهَ لَـيْسَ بِظَلَّامٍ لِّلْعَبِيْدِ
"(Akan dikatakan kepadanya), Itu karena perbuatan yang dilakukan dahulu oleh kedua tanganmu, dan Allah sekali-kali tidak menzalimi hamba-hamba-Nya."
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّعْبُدُ اللّٰهَ عَلٰى حَرْفٍ ۚ فَاِ نْ اَصَا بَهٗ خَيْرٌ ٭ِطْمَاَ نَّ بِهٖ ۚ وَاِ نْ اَصَا بَتْهُ فِتْنَةُ ٭ِنْقَلَبَ عَلٰى وَجْهِهٖ ۚ خَسِرَ الدُّنْيَا وَا لْاٰخِرَةَ ۗ ذٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَا نُ الْمُبِيْنُ
"Dan di antara manusia ada yang menyembah Allah hanya di tepi, maka jika dia memperoleh kebajikan, dia merasa puas dan jika dia ditimpa suatu cobaan, dia berbalik ke belakang. Dia rugi di dunia dan di akhirat. Itulah kerugian yang nyata."
(QS. Al-Hajj 22: 8- 11)
Maha suci Allah dengan segala firmanNya!
Segini aja deh. Maaf ya kalau kurang... Semoga sedikitnya bermanfaat. Wassalamualaikum...
Komentar
Posting Komentar